Tak Lulus Walaupun Rumah Dekat dari Sekolah, Wali Murid Seruduk Panitia PPDB Sumbar

Wali murid mendatangi posko PPDB Sumbar untuk menanyakan langsung kelulusan anak mereka
Wali murid mendatangi posko PPDB Sumbar untuk menanyakan langsung kelulusan anak mereka (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Belasan wali murid pendaftar SMA SMK di menyerbu kantor Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Senin, 6 Juli 2020.

Kedatangan wali murid tersebut memprotes kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) SMA SMK yang dinilai merugi anak mereka.

baca juga: Puluhan Guru Swasta Datangi DPRD Padang Terkait PPDB

Una salah seorang wali murid yang mendaftar di SMK 7 Padang mengaku tidak terima dengan kebijakan zonasi yang ditetapkan. Sebab anaknya yang dekat dari sekolah tidak diterima sedang anak lain jauh dari sekolah lulus dalam data kelulusan sementara.

"Kami yang dekat dari sekolah tidak diterima, sementara yang lain jauh lulus dari pengumuman hasil sementara," katanya saat ditemui KLIKPOSITIF di kantor Disdik Sumbar.

baca juga: Gagal Login Saat Daftar Ulang, 25 Calon Siswa dalam Zonasi di Pessel Terancam Tidak Sekolah

Una mengaku kesal karena saat ditanya langsung ke Disdik Sumbar diarahkan ke sekolah. Sehingga mereka kembali mendatangi Disdik Sumbar.

"Diopor kami seperti bola, ditanya Disdik diarahkan ke sekolah, kami datang ke sekolah disuruh ke Disdik," katanya kesal.

baca juga: BMPS Adukan Persoalan PPDB ke DPRD Sumbar

Sementara itu ketua pelaksana PPDB Sumbar Suryanto menjelaskan, banyak terjadi kesalahan saat input data pendaftaran. Terutama saat input jarak sekolah dari rumah.

"Jadi persoalannya dalam menginput data jarak sekolah dari rumah. Salah satu contoh 3,6 kilometer bisa jadi 36 kilometer karena kesalahan. Sehingga pendaftar tidak lulus karena terseleksi jarak padahal rumah mereka dekat dari sekolah," terangnya.

baca juga: Buruan Daftar! 46 SMA Negeri Tambah Daya Tampung di Sumbar

Dia mengatakan, persoalan salah input jarak ini, orangtua bisa datang langsung ke sekolah untuk membetulkan jarak.

"Kami beri waktu dua hari untuk perbaikan, wali murid bisa datang langsung ke operator sekolah untuk perbaikan jarak ini. Kami juga buka posko PPDB di Disdik Sumbar," ulasnya.

Selain itu lanjut Suryanto, pihaknya melalui sekolah akan melakukan verifikasi untuk memastikan data pendaftar valid. Dia mengaku akan menampung persoalan yang terjadi dalam PPDB Sumbar.

Dia merinci, hingga saat ini jumlah pendaftar SMK mencapai 25.326 orang, sedangkan SMA 47.356 orang. Sementara daya tampung SMK 32.508 orang dan SMA 54.755 orang. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir