Maju di Pilkada Pessel, Irawan Gutama Mataram: Tidak Ada Boneka-boneka

Irawan Gutama Mataram (kiri) bersama Ketua DPC PPP Pessel, Marwan Anas dan Tokoh Pessel, Syaiful Ardi akademisi Unes Padang
Irawan Gutama Mataram (kiri) bersama Ketua DPC PPP Pessel, Marwan Anas dan Tokoh Pessel, Syaiful Ardi akademisi Unes Padang (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Maju pada Pilkada 2020, Bakal calon (Balon) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat, Irawan Gutama Mataram menampik dirinya maju sebagai kandidat boneka.

Ia menegaskan, bahwa tekadnya untuk maju sebagai kandidat Pilkada Pessel tidak main-main. Bahkan, dikatakan sudah dipersiapkan sejak lama, dan prinsipnya, sekali layar terkembang berpantang surut pulang.

baca juga: Begini Suasana Musim Durian di Ganting Kubang Pessel

"Jadi, jika ingin tahu besarnya ombak, tanya pada orang yang sedang di tengah laut, jangan tanya sama yang di pinggir pantai," ungkapnya menjawab wartawan di sela-sela silaturahminya ke DPC PPP Pessel di Painan, Jumat 3 Juli 2020.

Irawan Gutama Mataram putra asli Pesisir Selatan , merupakan putra terbaik lulusan Taruna di Akademi Ilmu Pelayaran Jakarta tahun 1990/1994. Selama berkarier, ia mampu menitih kesuksesan dengan kedisiplinan, dan telah belayar hampir di sejumlah negara.

baca juga: Dua Kasus Positif di Pessel Hari Ini, Anak dan Sopir dari Perantau Asal Kambang

Kehadirannya disambut langsung Ketua DPC PPP, Marwan Anas. Sekretaris Indra Yunessel, Wakil Ketua Ari Nurkomari dan segenap Ketua PAC PPP Pessel . Dirinya datang bersama para simpatisannya.

Ia menyampaikan, keinginannya maju di Pilkada hanya semata ingin membangun daerah. Istilah Pessel Emas sebagai slogan yang diusungnya bukan tanpa alasan. Apalagi sebagai daerah maritim, ia cukup berpengalaman di bidang itu.

baca juga: Hari ini Dua Warga Pessel Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Intinya tidak ada boneka-boneka, tekad saya bersama tim 100 persen maju. Saya katakan, kami tidak main-main,"

Sebagai penantang petahana, ia tidak menampik apa yang telah dilakukan kepala daerah selama ini cukup berarti. Akan tetapi, perlu lagi ada perubahan, demi Pessel yang lebih jaya.

baca juga: Seorang Guru Kontak Erat dengan Pasien Positif COVID-19, Aktivitas di SMKN 1 Sutera Ditutup

"Generasi emas seperti itu harus kita tumbuhkan kembali. Anak-anak kita memiliki bibit-bibit unggul sejak dari lahir," terangnya.

Pada kesempatan itu, selain PPP, dirinya mengaku telah melakukan pendekatan dengan sejumlah partai politik lainnya seperti Partai Amanat Nasional (PAN). Kemudian, Gerindra, Demokrat dan Partai Berkarya.

Selain dengan partai politik, ia juga mengaku juga intens membangun komunikasi dengan seluruh komponen seperti tokoh adat, agama, pemuda dan Bundo Kanduang. "Soal pasangan, kita cari yang punya kesamaan visi dan misi dengan kita," sebutnya.

Menurutnya, sebagai penantang ia cukup memahami kekuatan petahana. Namun, baginya kekuatan tekad dan dukungan konstituen jauh lebih besar dari itu. "Yang penting, kita ikuti haluan kita. Semoga Pessel Emas segera terwujud," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi