Wagub: Kota Padang Sebaiknya Jangan Sekolah Tatap Muka!

Wagub Sumbar Nasul Abit.
Wagub Sumbar Nasul Abit. (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan pemerintah provinsi sudah melakukan rapat bersama kepala daerah terkait tahun ajaran baru yang dimulai Juli ini.

"Hasil rapat menyerahkan kepada kesiapan kabupaten dan kota," ujarnya dalam diskusi online yang diselenggarakan KLIKPOSITIF .com. Kesiapan yang dimaksud adalah sesuai dengan aturan yang telah dikeluarkan.

baca juga: 1.410 Sekolah di Zona Kuning dan Hijau Dibuka, Paling Banyak di Sumatera

Aturan untuk membuka sekolah di masa pandemi yaitu: berada di zona hijau, diberikan izin oleh pemerintah daerah, kesiapan satuan pendidikan , dan diberikan izin oleh orang tua/wali.

Terkait poin berada di zona hijau, sebut Wagub, ada 6 daerah yang sudah mengajukan sekolah secara tatap muka, di antaranya: Pessel, Sawahlunto, 50 Kota, Mentawai, dan Pasbar.

baca juga: Kasus COVID-19 Terus Bertambah di Padang, Disdik Pastikan Belum Laksanakan PBM Tatap Muka

"Namun, apabila ditemukan lagi kasus positif COVID, sistem pembelajaran dialihkan ke tatap maya," sebut Wagub.

Lanjut Wagub, hampir semua kabupaten/kota menginginkan pembelajaran tatap muka karena keterbatasan sistem daring. Namun, faktor kesehatan harus diprioritaskan.

baca juga: Realisasi Betonisasi di Padang Capai 27,6 Kilometer di Semester Dua

Saat ini, beberapa daerah masih terjadi penularan kasus positif COVID-19 seperti Kota Padang . Kota Padang dikategorikan masih berada di zona orange.

Zona orange mengindikasikan penularan masih terjadi di tengah masyarakat. "Oleh karena itu, Kota Padang disarankan jangan buka dulu sekolah," ujarnya.

baca juga: Sekolah Daring Berpotensi Bikin Mata Anak Minus, Ayo Deteksi

Ia menyarankan Kota Padang mampu mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), terutama kendala dalam sistem IT. (*)

Editor: Pundi F Akbar