Wali Kota Pariaman Buka Webinar TPO untuk Asia Pasifik

Genius Umar saat membuka seminar asia pasifik
Genius Umar saat membuka seminar asia pasifik (rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Walikota Pariaman Genius Umar buka webinar (web seminar) Tourism Promotion Organisation (TPO) for Asia Pasific yang dihadiri 73 kepala daerah, tentang dampak pariwisata akibat Covid-19 dan bagaimana langkah untuk bangkit setelah new normal ini.

"Saya diminta membuka webinar ini menggantikan Presiden TPO yang berhalangan dan meminta sebagai Co Presiden diminta untuk mengantikan," kata Genius Umar di saat Webinar di Ruangan Walikota Pariaman , Selasa 7 Juli 2020.

baca juga: Riset Ungkap Obat Kumur Bisa Bantu Nonaktifkan Virus Penyebab Covid-19

Genius menyampaikan dalam webinar ini mereka membahas tentang bagaimana dampak pariwisata akibat covid-19 ini di Asia Pasifik ini. Baik itu dari segi ekonomi, segi kesehatan dan bagaimana kembali meningkatkan kunjunganya.

"Mungkin bisa dikatakan semua negara terdampak oleh covid-19 ini jadi kita diskusikan bagaimana bangkit lagi pariwisara sehingga kunjunganya bisa meningkat lagi," kata Genius.

baca juga: Wawako Pariaman Panen Perdana Sayur Hidroponik KWT Jati Hilir

Dikatakannya juga, Kota Pariaman juga sama dengan daerah lain pariwisatanta sempat ditutup dan tidak ada kunjungan. Setelah new normal ini semuanya telah diaktifkan kembali dan ekonomi Kota Pariaman sudah mulai tumbuh.

"Begitu juga dengan 150 anggota TPO lainya juga sudah mulai membuka pariwisata, kami juga shering tadi dengan anngota yang lain. Namun semuanya tetap melaksanakan protokol kesehatan covid-19, sepeti tidak berkerumun dan menjaga jarak. Seperti di Korea saat ini wisata telah dibuka namun yang banyak itu wisatawan antar kota dan provinsi saja," ujarnya.

baca juga: Menteri Luhut Sebut Larangan Mudik Lebaran Sukses Tekan Penularan Covid-19

Dari Webinar itu, lanjut Genius dapat disimpulkan bahwa Pariwisata adalah penunjang ekonomi terkhusus bagi Kota yang tulang punggung ekonominya dibidang pariwisata. Tidak bisa lama-lama menutup objek wisata dan membuka kembali juga ada beberapa persyaratan.

"Dimana ada beberapa persyaratan untuk bisa membuka kembali objek siwata, diabtaranya daerah itu telah berkurang penularanya atau zona hijau, serta harus menerapkan protokol kesehatan," katanya.

baca juga: Empat Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Total Jadi 42

Selain itu, daerah yang membuka destinasi wisatanya juga harus menyiapakan seluruh kebutuhan untuk protokol covid-19 termasuk tempat penginapkannya. Sehingga bisa mengatasi penyebaran virus corona di daerah masing-masing.

Penulis: Rehasa | Editor: Ramadhani