Desember 2020, Solsel Miliki Rumah Sakit Pratama Negeri

Kepala Dinas Kesehatan Solsel Novirman bersama pihak terkait dilokasi pembangunan RSPN solsel Lubuk Malako
Kepala Dinas Kesehatan Solsel Novirman bersama pihak terkait dilokasi pembangunan RSPN solsel Lubuk Malako (ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama Negeri (RSPN) Solok Selatan di lahan seluas 5 hektar di Asahan, Nagari Lubuk Malako, Kecamatan Sangir Jujuan mulai dikerjakan.

"RSPN akan dikerjakan selama 170 hari kalender, sesuai jadwal selesai pada 17 Desember 2020 dengan anggaran yang bersumber dari APBN sebanyak 25 miliar lebih," kata Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan , Novirman,

baca juga: Pilkada Solsel, Paslon Tidak Bisa Dihubungi Tim Pemenangan Jon Matias-Jufrial Mundur

Novirman menambahkan pihaknya sudah menandatangani kontrak pembangunan RSPN bersama kontraktor pelaksana, disaksikan Kejari Solsel dan Wali Nagari Lubuk Malako.

Dia berharap proses pengerjaan RSPN itu tidak mengalami kendala di lapangan sehingga bisa tuntas sesuai jadwal yang disepakati.

baca juga: Pilkada Solsel, Jon Matias-Jufrial Yakin Bisa Lolos dari Jalur Perseorangan

Guna mengantisipasi kendala tersebut imbuhnya, ia mengajak pihak nagari dan pemangku adat di daerah itu untuk terlibat aktif mendukung pembangunan RSPS tersebut, termasuk melibatkan Kejaksaan Negeri Solok selatan sebagai pendamping hukum.

"Pihak nagari sangat mendukung dan turut menjaga, tidak ada kendala saat proyek sedang berjalan. Diharapkan kontraktor tetap menjalin komunikasi aktif hingga proyek berakhir," ungkap Novirman.

baca juga: KPU Solsel Tuntaskan Vermin Dukungan Perbaikan Pasangan Jon Matias-Jufrial

Sementara itu Wali Nagari Lubuk Malako, Rio Nopendri mengatakan, siap memfasilitasi pelaksanaan proyek, termasuk membantu bila terjadi kendala kegiatan di lapangan.

Menurutnya, kendala soaial yang timbul sangat minim karena masyarakat daerah itu sangat antusias mendukung terlaksananya pembangunan RSPN di Lubuk Malako,

baca juga: Pilkada Solsel: Golkar Masih Tunggu Rekomendasi DPP untuk Pendamping Khairunnas

"Sebagai tanda masyarakat sangat berharap, bahkan telah melakukan pengajian yasinan berharap pembangunan rumah sakit ini berjalan lancar," kata Rio.

Dia menggungkapkan, dalam proses pengerjaan, sesuai perjanjian awal pihak keluarga pemilik lahan memang diutamakan bekerja sesuai potensi yang dimiliki.

"Seluruh masyarakat nagari, mulai pemangku adat, bamus, LPNN, jorong sudah menyambut proyek ini. Siap membackup kontraktor di lapang, tentu jika pekerjaan dilaksanakan sesuai spek," paparnya.

Perwakilan Kejaksaan Negeri (Kajari) Solok Selatan ,Trinura Sinaga mengatakan, dalam hal ini Kajari bersifat mendampingi pekerjaan sesuai aturan yang berlaku.

Diharapkan direktur perusahaan pemenang proyek, berkoordinasi bila terjadi kendala di lapangan.

"Konsultan pengawas agar diperhatikan laporan mingguan dan bulanan. Kerjasama bagaimanana pembangunan tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan," ungkapnya.

Pelaksana kegiatan, Direktur PT Rimbo Arafah, Doni Candra mengatakan, akan berusaha maksimal bekerja tepat waktu.

Untuk itu pengerjaan proyek RSPN akan dilakukan 24 jam sehari dengan pembagian shift pekerja guna percepatan pengerjaannya.

"Dengan lima bulan waktu tersisa, dalam seminggu volume pekerjaan kami minimal 5 persen. Dan ini yang kami upayakan telaksana tepat waktu sesuai perjanjian kontrak," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Rezka Delpiera