Target Swab Masal Belum Capai Target, Pemko Payakumbuh Lanjutkan Pengambilan Sampel

Pengambilan sampel swab terhadap salah seorang warga Payakumbuh.
Pengambilan sampel swab terhadap salah seorang warga Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh , Bakhrizal mengungkapkan, dari target 1.600 orang yang akan diswab massal, pihaknya baru melakukan pengambilan sampel terhadap 600-an orang. Karena itu, pengambilan sampel akan terus dilakukan sampai target yang sudah ditetapkan terpenuhi.

Tes swab massal sendiri merupakan program Pemerintah Provinsi Sumbar yang menargetkan satu persen dari total jumlah penduduk di masing-masing kabupaten kota ikut tes swab.

baca juga: Payakumbuh Dinilai Sukses Integrasikan SPBE, Riza Didapuk Sebagai Narasumber Oleh BPK RI Sumbar

"Targetnya itu kan satu persen dari jumlah penduduk, jadi ada 1.600 orang. Sekarang baru 600-an yang sudah ikut, ini akan terus berlanjut sampai dengan target tercapai," kata Bakhrizal, Selasa (7/7).

Dikatakan Bakhrizal, saat ini tes swab massal difokuskan terhadap warga yang dalam beraktivitas mengharuskan bertemu dengan banyak orang.

baca juga: Ini Sejumlah Persoalan di PDAM Payakumbuh yang Mesti Dibenahi

"Rata-rata di enam kecamatan itu jumlah orang yang dilakukan tes swab belum mencukupi. Ini yang harus dikejar, pokoknya harus 1.600 orang yang di tes," ujarnya.

Ia menyebutkan pihaknya optimis untuk dapat mencapai jumlah tersebut, karena masih banyak celah orang yang dapat diambil spesimennya.

baca juga: Fraksi Demokrat DPRD Payakumbuh Tolak Wacana Pembangunan Masjid Agung di Pakan Sinayan

"Pedagang bisa, atau guru SD dan SMP yang ada di Payakumbuh . Mereka kan juga termasuk kepada warga yang aktifitasnya banyak dan berpotensi bertemu dengan orang banyak," kata dia.

Dari 600-an orang yang telah di tes usap, kata dia, sampai saat ini belum ada yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19. Sehingga belum ada penambahan kasus positif COVID-19 semenjak diumumkannya seluruh pasien di Kota Payakumbuh sembuh.

baca juga: Warga Acuh dengan Protokol Kesehatan COVID-19, Wako Payakumbuh Ingatkan Hal Ini

"Alhamdulillah semenjak seluruh pasien sembuh, tidak ada lagi penambahan. Semoga ini bertahan dan tidak ada tambahan kasus dari kluster yang lain," pungkasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat