Jelang Idul Adha, Pemkab Pessel Tegaskan Hal Ini Terkait Pemotongan Hewan Kurban

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Pessel, Yosro
Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Pessel, Yosro (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Jelang Idul Adha 1441 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban disaat masa pandemi COVID-19.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Pessel , Yosro mengungkapkan, surat ederan tersebut dikeluarkan dalam rangka mencegah terjadinya risiko selama pelaksanaan kurban.

baca juga: Dua Kasus Positif di Pessel Hari Ini, Anak dan Sopir dari Perantau Asal Kambang

Risiko itu, di antaranyanya untuk mencegah terjadi penyakit hewan menular (zoonosis), dan penyebaran pandemi selama masa situasi COVID-19.

"Intinya sebagai antisipasi untuk segala risiko yang akan terjadi, dan itu sudah kita sampai ke seluruh kecamatan melalui SE yang ditandatangani pak sekda sejak 30 Juni lalu," ungkapnya pada KLIKPOSITIF , Selasa 7 Juli 2020.

baca juga: Hari ini Dua Warga Pessel Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ia menjelaskan, beberapa hal yang sangat penting diperhatikan dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban adalah terkait surat keterangan kesehatan hewan (SKKH), dan penerapan protokol kesehatan.

"Protokol kesehatannya, seperti physical distancing serta memakai masker dan sarung tangan bagi panitia kurban, dan masyarakat minimal pakai masker saat pendistribusian," terangnya.

baca juga: Seorang Guru Kontak Erat dengan Pasien Positif COVID-19, Aktivitas di SMKN 1 Sutera Ditutup

Selain itu, pemkab juga membuat pelarangan terhadap pemotongan hewan ternak betina produktif. Sebab, selain menekan tingkat populasi, juga melanggar aturan yang telah dibuat pemerintah.

"Aturan sudah lama ditegaskan dalam Permentan tentang Pengendalian Ternak Ruminansia Betina Produktif, dan Undang-undang nomor 41 Tahun 2014 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan," tutupnya.

baca juga: 24 Orang di Pessel Kontak dengan Pasien Kluster Bank Nagari Padang, Salah Satunya Guru

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Rezka Delpiera