Tidak Ada Penambahan Positif COVID-19 dan 10 Sembuh di Sumbar per 8 Juni 2020

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, hingga hari ini sudah 780 orang warga Sumbar terkonfirmasi positif COVID-19.

"Tidak ada penambahan positif hari ini, sementara sembuh bertambah 10 orang, dan meninggal bertambah 1 orang, sehingga total meninggal 32 orang," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF , Rabu (8/7/2020).

baca juga: Ada 47 Penambahan Positif COVID-19 di Sumbar per 7 Agustus, Jubir: 41 Sampel Positif dari Kota Padang

Jasman menambahkan, dari 780 orang yang telah dinyatakan positif dengan rincian, dirawat di berbagai rumah sakit 48 orang (6,2%), isolasi diberbagai fasilitas 53 orang (6.8%), meninggal dunia 32 orang (4,1%), sembuh 647 orang (82,9%).

"Tidak ada penambahan positif dan 10 sembuh dari 795 sampel dari berbagai rumah sakit Kabupaten dan Kota se Sumbar," ujarnya.

baca juga: Seorang Guru Kontak Erat dengan Pasien Positif COVID-19, Aktivitas di SMKN 1 Sutera Ditutup

Jasman melanjutkan, 10 warga yang dinyatakan sembuh berasal dari Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Solok dan Kota Padang.

"Meninggal dunia yakni, laki-laki berusia 55 tahun, warga Kampuang Jao, pekerjaan Buruh, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUP Dr. M. Djamil Padang," ujarnya lagi.

baca juga: 24 Orang di Pessel Kontak dengan Pasien Kluster Bank Nagari Padang, Salah Satunya Guru

Perkembangan COVID-19 di Sumbar dari data kami yang dihimpun dari berbagai rumah sakit dan Gugus Tugas Kabupaten Kota .

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9.978 orang, proses pemantauan 167orang, dengan rincian karantina Pemda 0 orang dan 167 orang isolasi mandiri, selesai pemantauan 9.811 orang.

baca juga: Hasil Tracing di Guguak Tinggi, 16 Orang Diswab

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.387 orang, masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil laboratorium 20 orang, dinyatakan negatif, pulang dan sembuh 1.367 orang.

Editor: Muhammad Haikal