Jumlah Hewan Kurban di Bukittinggi Diprediksi Menurun Tahun Ini

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Bukittinggi memperkirakan jumlah hewan kurban di Bukittinggi saat Idul Adha mendatang akan menurun.

"Tahun lalu mencapai 1035, untuk tahun ini sepertinya kebutuhan hewan kurban berkurang 25 persen. Ini bukan karena kelangkaan stok, tapi karena pengaruh ekonomi akibat COVID-19," kata Kepala Bidang Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Abdul Halim saat dikonfirmasi, Rabu 7 Juli 2020.

baca juga: Seorang Pasien Positif COVID-19 Meninggal di RSAM

Abdul Halim mengatakan, pihaknya optimis jika kebutuhan hewan kurban tahun 2020 ini akan terpenuhi yang sekitar 750 ekor tersebut.

"Untuk satu orang yang berkorban, kisaran harga hewan (kambing) perekornya antara 2,5-2,8 juta. Insya Allah ini bisa terpenuhi," katanya.

baca juga: Fakultas Pariwisata UMSB Gelar TOT Pendampingan Desa Wisata

Informasi yang berhasil KLIKPOSITIF himpun, 2018 Bukittinggi mencatat sebanyak 1012 hewan kurban , sementara 2017 sebanyak 1017, sebagian besar terdiri dari sapi.

Hewan kurban itu didatangkan dari wilayah sekitar Bukittinggi seperti Agam, Limapuluh Kota dan Tanah Datar. Biasanya, pasar ternak untuk menjual hewan kurban berada di Talao.

baca juga: Polsek Bukittinggi Ringkus Dua Pelaku Pungli di Terminal Aur Kuning, Ini Modusnya

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera