Petani Nagari Minangkabau Panen Raya Saat Dilanda Pendemi COVID-19

Paneh padi di Nagari Minangkabau Tanah Datar
Paneh padi di Nagari Minangkabau Tanah Datar (Istimewa)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF - Walaupun pandemi COVID-19 melanda Sumatera Barat (Sumbar), ternyata petani di sebagian besar daerah itu tetap bisa bercocok tanam.

Buktinya, Rabu (8/7) Gurbernur Sumbar Irwan Prayitno dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto melakukan panen raya di hamparan sawah kelompok tani (Poktan) Sawah Padang Nagari Minangkabau Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar.

baca juga: Libur Panjang, Polres Payakumbuh Tingkatkan Pengawasan di Objek Wisata

Padi yang merupakan tanaman sumber pangan utama rakyat Indonesia mutlak harus tersedia dan tidak boleh langka. Bahkan Kementerian Pertanian terus menggenjot produksi padi agar tercipta rasa aman di masyarakat.

"Tanah Datar salah satu sentra produksi padi yang terkenal terus menjaga produksi padi agar masyarakat Sumbar tidak terjadi kelangkaan pangan di masa sulit ini," kata Gubernur Irwan Prayitno.

baca juga: Penelitian: Serumah dengan Anak Kecil Bisa Turunkan Risiko Infeksi Covid-19

Irwan memberikan apresiasi pada Kapolda Sumbar beserta jajarannya sangat peduli terhadap pangan.

"Patut kita apresiasi, ini sangat luar biasa. kepolisian ikut peduli pangan, karena kebutuhan pangan terus meningkat tiap hari. Apalagi Sumbar daerah agraris yang 52 persen berasal dari pertanian," ucapnya.

baca juga: Pandemi Picu Masalah Keharmonisan Hubungan? Cek Penyebab dan Cara Mengatasi

Irwan Prayitno juga menekankan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu yang menjadi prioritas di Sumbar, mengingat cukup besarnya peluang dan potensi sektor untuk dikembangkan dan didayagunakan sebagai peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

"Uang yang beredar di Sumbar berasal dari pertanian, lahan pertanian kita sangat luas. Saya bangga dalam suasana pandemi Covid ini, masyarakat masih produktif," ujarnya.

baca juga: Satgas Bencana BUMN Sumbar Salurkan Puluhan Ribu Masker untuk Masyarakat

Hal itu disebabkan adanya dukungan irigasi, bantuan benih, pupuk bersubsidi dan alat mesin pertanian dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sendiri.

"Semoga hasil panen ini kian menambah motivasi bagi petani untuk lebih meningkatkan baik produksi dan produktivitas pada musim tanam berikutnya," jelas Irwan Prayitno.

Selain itu gubenur mengingatkan pada masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Agar masyarakat Minangkabau tidak tertular COVID-19.

"Ini tanggungjawab kita bersama mengendalikan COVID-19. Kita tidak mungkin membuat Sumbar bebas COVID-19 selama obat belum ditemukan dan upaya bersama ini diharapkan terus berlanjut," jelasnya.

Menurut dia yang paling penting adalah dapat mengendalikan pandemi dengan menjaga wilayah dengan meminimalkan transmisi lokal dan import dari luar, agar tidak melonjak tajam, banyak warga meninggal dan tidak tertampung pelayanan kesehatan

"Kita berharap Polri dan TNI terus berperan dalam mendisiplinkan masyarakat mengedepankan protokol kesehatan. Silahkan tegur masyarakat yang tidak disiplin, semuanya demi kebaikan kita semua," tutupnya

Editor: Joni Abdul Kasir