Tim Gakkumda Tanah Datar Edukasi Pecegahan COVID-19 di Pasar Ternak

Tim Gakkumda memeriksa suhu tubuh pengunjung Pasar Ternak Cubadak
Tim Gakkumda memeriksa suhu tubuh pengunjung Pasar Ternak Cubadak (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Tim Penegakan Hukum Daerah (Gakkumda) Tanah Datar dimasa tatanan new normal terus melakukan edukasi antisipasi dan bahaya penyebaran COVID-19 kepada pedagang dan pengunjung di Pasar Ternak Nagari Cubadak, Kecamatan Limo Kaum.

"Dalam penerapan tatanan new normal, aktivitas di Pasar Ternak baik pengunjung maupun penjual terlihat ramai, maka diminta untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19," ucap Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Datar Yusnen di Pasar Ternak Cubadak, Kamis 9 Juli 2020.

baca juga: Empat Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Total Jadi 42

Yusnen mengharapkan para pedagang dan masyarakat dapat berperan aktif melakukan pencegahan dan memutus mata rantai penyebaranan COVID-19.

Tim Gakkumda yang dibantu TNI, Polri, Dinas Peternakan dan Satpol PP Provinsi Sumatera Barat ini mengimbau pedagang dan pengunjung pasar melalui pengeras suara untuk selalu memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan.

baca juga: Warga Payakumbuh yang Positif COVID-19 Berdomisili di Tangerang

Sementara itu, Kasi Penegakan Perda, Elfiardi menyampaikan dari operasional yang digelar di Pasar Ternak ini masih terlihat masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

"Pasar Ternak di Cubadak ini mendapat perhatian khusus karena cukup ramai dikunjungi pedagang dan pembeli. Yang bertransaksi jual beli hewan kurban yang berasal dari berbagai daerah, seperti Pekanbaru dan Medan serta kabupaten dan kota di Sumbar," tutur Elfiardi.

baca juga: Masih Tak Percaya? Biaya Penanganan COVID-19 di Sumbar Rp2 Miliar Lebih

Untuk meminimalisir risiko penyebaran COVID-19 ini, ucap Elfiardi, bagi siapapun yang beraktivitas di Pasar Ternak yang enggan memakai masker, dilarang masuk begitupun apabila suhu tubuhnya di atas ambang batas suhu normal. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Rezka Delpiera