Bagaimana Potensi Pemilih Muda di Pilkada 2020 Sumbar?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tinggal beberapa bulan lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga sudah mulai melakukan tahapan verifikasi data.

Beberapa bakal pasangan calon, tingkat satu atau tingkat dua juga sudah mulai melakukan sosialisasi, baik secara langsung atau melalui media sosial untuk menggaet suara dari masyarakat. Namun bagaiman potensi suara pemilih pada Pilkada kali ini, khususnya pemilih muda?

baca juga: Seperti Apa Sosok Pemimpin Sumbar yang Diinginkan Koalisi Poros Baru?

Pengamat politik dari Universitas Andalas, Edi Indrizal mengatakan pemilih muda tentunya juga harus jadi diperhitungkan dalam Pilkada kali ini. "Karena jumlahnya yang lebih dari 30 persen sehingga ini tidak bisa dianggap remeh. Walaupun 30 persen, namun faktanya selama ini partisispasi pemilih muda ini juga selalu rendah," katanya saat dihubungi di Padang, Kamis, 9 Juli 2020.

Ia mengatakan partisipasi rendah ini juga merupakan salah satu tantangan bagi KPU dan pasangan calon nantinya. "Karena Pilkada sebelumnya, partisipasi pemilih muda juga rendah," terangnya.

baca juga: Golkar Sumbar: Koalisi Poros Baru Buka Pendaftaran Pasangan Bacalon Gubernur Besok

Menurutnya ini perlu sosialisasi lebih kepada pemilih muda sehingga partisipasi mereka tidak lagi rendah "Bagaimanapun Pilkada harus tetap dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, meskipun agak terkesan dipaksanakan karena masih di masa pandemi COVID-19, yang sangat mempengaruhi berbagai sendi kehidupan bernegara," terangnya. (*)

Editor: Fitria Marlina