Pada 2021, Gerbang Masuk ke Solok Selatan dari Kerinci Dibangun

Rombongan Anggota DPRD Solsel Di Gerbang masuk Kabupaten Kerinci
Rombongan Anggota DPRD Solsel Di Gerbang masuk Kabupaten Kerinci (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Pembangunan gerbang masuk di batas suatu daerah mempunyai fungsi strategis, karena dapat menjadi etalase atau beranda yang mencerminkan identitas suatu daerah.

Hal itu dikatakan oleh Ketua DPRD Solok Selatan ( Solsel ) yang juga Ketua DPD Golkar Solsel Zigo Rolanda saat meninjau lokasi pembangunan gerbang masuk ke daerah itu dari Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

baca juga: Gusmal Daftarkan Diri ke Poros Baru, Representasi Solok Raya?

"Gerbang Solsel batas antar Solsel dengan Kabupaten Kerinci ini perlu dibangun. Karena gerbang ini nantinya akan menjadi beranda promosi yang menunjukkan identitas daerah kita," kata Zigo

Gerbang masuk Solok Selatan akan dibangun sebelum Jembatan ini
Gerbang masuk Solok Selatan akan dibangun sebelum Jembatan ini

Untuk itu, pihaknya bersama lima orang anggota DPRD Solok Selatan Dapil Satu lainnya serta OPD terkait sengaja melakukan Reses ke batas kabupaten yang berada di Kecamatan Sangir.

baca juga: Pilkada Solsel, Jon Matias-Jufrial Yakin Bisa Lolos dari Jalur Perseorangan

Senada, anggota DPRD Solsel dari Fraksi PKS Solikhin mengatakan pihaknya setuju kalau pembangunan gerbang tersebut segera dilaksanakan bahkan pihaknya mengusulkan agar masuk dalam anggaran di APBD tahun 2021.

Lima anggota DPRD Solsel Napak tilas sejarah. Tempat ini dulunya merupakan batas wilayah Kabupaten Solok dengan Kerinci
Lima anggota DPRD Solsel Napak tilas sejarah. Tempat ini dulunya merupakan batas wilayah Kabupaten Solok dengan Kerinci

"Ternyata Pemkab Kerinci Sudah membangun gerbang masuk ke daerahnya yang terletak di Kecamatan Gunung Tujuh, maka akan lebih baik jika kita juga segera membangun gerbang masuk Solsel ," katanya.

baca juga: KPU Solsel Tuntaskan Vermin Dukungan Perbaikan Pasangan Jon Matias-Jufrial

Di sisi lain, Ade Vernanda dari fraksi PAN, Mursiwal dari fraksi Nasdem, dan Afrizal Chandra dari frasi Golkar serempak mengusulkan gerbang tersebut memiliki gonjong sebagai identitas Minang.

Anggota DPRD Solok Selatan Afrizal Chandra dan Mursiwal Optimis Pembangunan Gerbang masuk Solsel terlaksana pada 2021
Anggota DPRD Solok Selatan Afrizal Chandra dan Mursiwal Optimis Pembangunan Gerbang masuk Solsel terlaksana pada 2021

Selain gonjong, juga diusulkan agar gerbang tersebut ditampilkan gambar pariwisata unggulan Solsel , seperti Seribu Rumah Gadang, Goa Batu Kapal, dan Air Terjun.

baca juga: Pilkada Solsel: Golkar Masih Tunggu Rekomendasi DPP untuk Pendamping Khairunnas

Pada kesempatan itu, rombongan Reses DPRD Solsel Juga melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci sekaligus napak tilas batas sebelumnya yang saat ini telah masuk ke dalam wilayah Kabupaten Kerinci.

"Pada 1986, saya sering berjualan ke daerah ini. Disini lah batas kabupaten Solok dengan Kerinci waktu itu," kata Mursiwal saat berhenti di sebuah pos jaga.

Namun, imbuhnya karena saat itu masih menjadi bagian dari Kabupaten Solok dan jarak yang cukup jauh mungkin hal itu yang menyebabkan tapal batas kurang diperhatikan dan bergeser hingga masuk menjadi daerah lain.

Menanggapi hal di atas, Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda mengatakan semua yang telah terjadi di masa lalu cukup untuk dikenang. Karena saat ini sudah ada kesepakatan tapal batas antara Solsel dan Kerinci bersama kementerian.

"Seperti Pak Mursiwal katakan tadi, kita saat ini hanya melakukan napak tilas sejarah dan kini kita semua telah mengetahui batas daerah kita sebelumnya. Oleh karena itu, makanya kita membangun pintu gerbang, di batas Kabupaten Solsel dengan Kabupaten Kerinci sebagai pedoman bagi masyarakat kita di kemudian hari," ujarnya.

Pada kesempatan itu, rombongan DPRD Solsel bersama OPD terkait juga menyempatkan berkunjung ke kantor Camat Gunung Tujuh. (Adv)

Penulis: Kerjasama KlikPositif | Editor: Khadijah