Pemko Padang Klaim Tidak Ada Sampah Medis Berceceran di TPS Selama Pandemi Covid-19

Sampah di Pantai Padang (dokumentasi klikpositif.com)
Sampah di Pantai Padang (dokumentasi klikpositif.com) (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Padang mengklaim tidak ada limbah medis Covid-19 yang berceceran di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang , Mairizon mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan limbah medis yang berceceran di TPS selama pandemi.

"Untuk limbah medis pasien Covid-19 selama ini tidak ada kami temukan di TPS-TPS maupun di Pantai Padang sendiri," katanya saat dihubungi, Jumat 10 Juli 2020.

baca juga: Bukan Kelinci Percobaan, Pakar Sebut Ini Manfaat Uji Coba Vaksin COVID-19 di Indonesia

Ia mengatakan, untuk limbah medis sendiri telah dikelola dengan baik mulai dari penjemputan hingga pemusnahannya sesuai dengan aturan Kementrian Lingkungan Hidup. "Untuk limbah medis dari pasien Covid-19, setiap hari kami jemput ke lokasi-lokasi karantina yang ada di Kota Padang dan dibawa ke tempat pemusnahan," katanya.

Menurutnya, saat ini Kota Padang telah memiliki dua tempat pemusnahan limbah medis . Yaitu di Semen Padang Hospital dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasiddin.

baca juga: Pemko Padang Klaim Telah Putus Penyebaran COVID-19 di Klaster Pasar Raya Padang

"Untuk di SPH, kami melakukan pemusnahan dua kali dalam sepekan. Hari Selasa dan Kamis," lanjutnya.

Sementara untuk di RSUD Rasiddin akan dijadikan tempat pemusnahan limbah medis permanen. Pasalnya Pemko Padang telah mendapatkan bantuan alat pembakaran dari salah satu organisasi yang ada di Kota Padang .

baca juga: Bertambah Dua Lagi, Positif COVID-19 Kabupaten Solok Jadi 20 Kasus

"Kami sudah bisa melakukan pemusnahan sendiri di RSUD Rasiddin setelah mendapatkan bantuan insenerator dari salah satu perkumpulan Tionghoa di Kota Padang dan itu akan dijadikan permanen nantinya," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani