Delapan Kejorongan di Pasbar Terklasifikasi Daerah Tertinggal

Akses jalan menuju Jorong Sikilang di Kecamatan Sungai Aur, Pasaman Barat
Akses jalan menuju Jorong Sikilang di Kecamatan Sungai Aur, Pasaman Barat (Istimewa)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pasaman Barat, Jon Hendri menyatakan ada delapan kejorongan di daerah itu yang klasifikasinya seperti daerah tertinggal, Jumat (10/7).

Menurutnya, karakteristik dan penentuan status ketertinggalan daerah berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2014 tentang Percepatan Daerah Tertinggal. Hal itu ditentukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana, karakteristik daerah , aksesibilitas, dan kemampuan keuangan daerah . "Klasifikasinya seperti terisolir, tertinggal, berkembang dan maju," kata Jon Hendri.

baca juga: Hotel Indria Bukittinggi Terbakar

Ia menerangkan, delapan kejorongan yang masih tertinggal itu tersebar di beberapa kacamatan itu yakni Jorong Silayang Julu, Jorong Tanjung Larangan, Jorong Pigogah Patibubur, Jorong Ranah Panantian, dan Jorong Sikilang.

Namun ada tiga dari delapan kejorongan itu yang butuh perhatian khusus seperti Jorong Katiagan, Jorong Sikilang dan Jorong Sikabau. "Untuk ketiga kejorongan ini butuh perhatian khusus," terangnya.

baca juga: Empat Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Total Jadi 42

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Pasaman Barat, Subandrio mengatakan pembangunan untuk jorong tertinggal memang perlu kerjasama semua pihak, dan harus dipetakan. "Harus dipetakan mana masalah yang sangat urgensi untuk didahulukan. Kalau tidak seperti itu, maka pembangunan akan terputus-putus," katanya.

Subandrio menjelaskan, misalnya dibangun jalan sepanjang 3 kilometer terlebih dahulu dan digunakan oleh masyarakat. Sementara yang sisanya dibiarkan terlebih dahulu. Lanjutnya, jalan yang tiga kilometer ini mulai rusak, sisanya tadi baru akan dibangun. Jadi hal inilah yang akan terjadi secara terus menerus.

baca juga: Truk Pengangkut Batu Bara Tabrak Rumah di Padang

"Belum selesai jalan ini dibangun, sudah rusak kembali, sementara lanjutannya baru mulai dibangun," jelasnya.

Untuk itu ia menegaskan perlu difokuskan pembangunan tentang jorong -jorong yang tertinggal yang ada di Kabupaten Pasaman Barat," tegasnya.

baca juga: Fakta Terbaru, Tersangka Kasus Pelecehan Bayi di Pariaman Pernah Alami Kekerasan Seksual

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Ramadhani