Tren Bersepeda, Penjualan Sepeda Meningkat di Bukittinggi

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Bersepeda menjadi salah satu olahraga yang diminati masyarakat di masa pandemi ini. Akibatnya, sejak munculnya penularan COVID-19, bersepeda menjadi pilihan olahraga bagi banyak orang, termasuk di Bukittinggi .

Tingginya minat bersepeda, berbanding lurus dengan daya beli masyarakat. KLIKPOSITIF mengunjungi salah satu toko sepeda di Jalan Soekarno-Hatta Pasar Bawah yakni Toko Karya Baru.

baca juga: Riset Ungkap Obat Kumur Bisa Bantu Nonaktifkan Virus Penyebab Covid-19

"Memang sangat meningkat pembelian sepeda sejak COVID-19, ada 40-50 persen peningkatannya. Bahkan yang beli ada dari luar Bukittinggi seperti Padang dan Solok,"kata pemilik toko Muhammad Khaiyar, Jum'at 10 Juli 2020.

Menurut Khaiyar, olahraga bersepeda sangat cocok dilakukan dalam masa pandemi COVID-19 karena sudah menjaga jarak dan menyehatkan. "Produk langsung kita datangkan dari Pulau Jawa, rataan harga 1 hingga 6 juta rupiah. Ada tiga jenis yang diminati, yakni MTB, Lipat dan Racing,"kata Khaiyar.

baca juga: Hotel Indria Bukittinggi Terbakar

Dari ke tiga jenis itu, yang paling laris adalah sepeda lipat. Saat ini stoknya sedang habis di toko milik Khaiyar karena tingginya permintaan. "Dari setiap kalangan yang pembeli, tak ada batasan sehingga terjadi peningkatan penjualan yang signifikan. Dari segi penjualan onderdil, terutama aksesoris juga meningkat,"ucap Khaiyar.

Ia berharap, peningkatan penjualan tetap terjadi kendati suatu saat nanti penularan virus corona berhenti.

baca juga: Menteri Luhut Sebut Larangan Mudik Lebaran Sukses Tekan Penularan Covid-19

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Ramadhani