Pulang Kampung ke Solok, Audy Joinaldy Silaturahmi dengan Pers

Audy Joinaldy berdiskusi dengan wartawan Kota Solok di Resto Tapi Sawah
Audy Joinaldy berdiskusi dengan wartawan Kota Solok di Resto Tapi Sawah (Klikpositif)

KOTA SOLOK , KLIKPOSITIF - Bakal calon Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy menjalin silaturahmi dengan puluhan wartawan yang bertugas di wilayah Kota Solok , Jum'at (10/7/2020).

Dalam silahturahmi yang dilangsungkan di Resto Tapi Sawah, Kota Solok itu, Audy Joinaldy mengaku tidak asing dengan Kota Solok karena ada semacam ikatan historis kekeluargaan di Kota Solok .

baca juga: Golkar Tampik Isu Nasdem Keluar dari Koalisi Poros Baru di Pilkada Sumbar

"Pada dasarnya saya tidak asing dengan Kota Solok , karena rumah gadang keluarga buyut saya ada di Kota Solok , serasa pulang kampung," ungkap cicit H. Marah Adin tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Audy mengatakan, kehadirannya dalam dunia politik Sumatra Barat memang tidak terlepas dari peran media. Gagasan dan pemikiran yang ada tanpa media, tidak akan tersampaikan pada masyarakat.

baca juga: Audy Joinaldy: Pasbar Memiliki Tiga Potensi Jika Dikelola Dengan Baik

Apalagi semasa COVID-19, pergerakan sangat terbatas dan memang sangat terbantu dengan publikasi media massa, baik cetak maupun online, tidak terkecuali juga dengan media sosial.

Bakal calon wakil gubernur yang akrab dengan tagline Milenial Manang (Minang) itu mengajak masyarakat Solok untuk bersama-sama menyatukan visi dalam membangun Sumatra Barat.

baca juga: Wawako Solok Vidcon dengan Menko Polhukam

Diakuinya, keputusannya untuk terjun berkecimpung dalam politik Sumatra Barat tidak datang tiba-tiba saja, namun melalui proses. Termasuk perkenalannya dengan Buya Mahyeldi Ansharullah.

"Selama ini, saya berkecimpung dalam dunia usaha pertanian dan peternakan di negeri orang, dan sangat membantu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, saya ingin juga ini dilakukan di Sumatra Barat," terangnya.

baca juga: 10 Pasien COVID-19 Kota Solok Sembuh, 39 Masih Isolasi

Dirinya juga sedikit menyorot soal pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat yang cukup lambat dibanding daerah lain. Semisal NTB, yang pertumbuhan ekonominya di atas rata-rata nasional.

Padahal menurutnya, secara sumber daya dan potensi yang dimiliki, Sumatra Barat tidak kalah dengan daerah tersebut. Salah satu alasannya, karena Sumatra Barat tidak fokus pada pendorong utama perekonomian.

"Pendorong utama perekonomian kita yakni sektor pertanian dan peternakan, ditambah sektor lainnya, namun selama ini kita masih kurang fokus," terangnya.

Dalam benaknya, Audy mengaku sudah memiliki konsep dasar dalam menggerakkan perekonomian Sumatra Barat. Dan hal itu akan bisa dijalankan dengan Sumber daya dan SDM yang dimiliki Sumatra Barat.

"Kita sudah komitmen dengan bapak Mahyeldi, saya akan fokus menggerakkan sektor perekonomian Sumatra Barat dengan menggerakkan milenial Sumatra Barat," tutupnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Rezka Delpiera