Pelaku Usaha Rental Sepeda di Padang Ini Jalankan Bisnis Berbasis Edukasi

Salah seorang pelanggan Rental Sepeda Padang saat menikmati suasana di salah satu sudut Kota Padang
Salah seorang pelanggan Rental Sepeda Padang saat menikmati suasana di salah satu sudut Kota Padang (Ade Suhendra)
PADANG , KLIKPOSITIF -

"Gunakan helm, pakailah lajur kiri, berikan kode atau tanda saat menyeberang dan berbelok serta gunakan lampu saat di malam hari," kalimat tersebut selalu diucapkan oleh Muhammad Irfan, pemilik usaha rental, kepada setiap orang yang menggunakan jasa sepeda rentalnya.

Saat ditemui KLIKPOSITIF di Jalan Tanjung Indah I Blok D No 24, Lapai, Padang , ia terlihat sedang merakit sepeda jenis sepeda lipat dengan cekatan dan langsung memberikan edukasi kepada pelanggan yang telah menunggu sepeda miliknya.Muhammad Irfan atau yang akrab disapa Emen ini mengatakan usaha Rental Sepeda Padang yang baru digelutinya sejak 1 Juli 2020 lalu ini adalah bagian dari upayanya memberikan edukasi kepada pesepeda. Pasalnya, demam olahraga bersepeda di berbagai daerah termasuk Kota Padang , membuat banyak pesepeda hanya bersepeda tanpa memahami aturan dan rambu-rambu di jalanan.

baca juga: Truk Pengangkut Batu Bara Tabrak Rumah di Padang

"Tujuan Rental Sepeda Padang ini sebenarnya lebih kepada edukasi. Sebab saat ini banyak pesepada dadakan yang tidak pakai helm, jalan gandeng tiga atau dua, tidak pakai lampu kalau malam, dan tidak memberikan aba-aba saat belok kanan atau kiri," ujar Emen yang merupakan alumni Jurusan Teknik Telekomunikasi di Politeknik Unand Padang ini.

Selain memberikan edukasi, ia juga kepikiran mencari penghasilan tambahan dengan membuka usaha rental sepeda ini. Oleh karena itu, ia pun mencari referensi di Google terkait jasa rental sepeda di Padang yang tidak hanya menyediakan sepeda tapi juga perlengkapan keselamatan lainnya.

baca juga: Dishub Padang Minta Masyarakat Laporkan Jika Melihat Ada Petugas Mereka Kerja Malam Hari, Ada Apa?

"Setelah dicari ternyata usaha bisnis rental sepeda ini cukup menarik karena tidak ada yang melakukan rental sepeda dengan kelengkapan safety seperti yang saya inginkan. Kemudian setelah menghitung budget dan rincian pendapatannya akhirnya saya putuskan untuk membuka usaha ini pada awal bulan Juli ini," kata Emen yang juga merupakan Content Director Info Sumbar, sebuah akun informasi berbasis di media sosial terbesar di Sumbar.

Untuk budget atau biaya yang harus dikeluarkan per unit sepeda dikatakannya sebesar Rp35.000 per jam. Kemudian untuk program paket dijelaskannya ada keringanan, yaitu 2 jam Rp50.000 dan 4 jam Rp75.000.

baca juga: Kasus COVID-19 Terus Bertambah di Padang, Disdik Pastikan Belum Laksanakan PBM Tatap Muka

"Kalau ada yang mau pakai full day bisa juga dengan harga khusus yaitu Rp150.000 per 12 jam dan kalau ada yang mau diantarkan sepedanya langsung maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar ongkos GoCar hingga ke tempat pelanggan berada. Syarat untuk rental ini adalah dengan menyerahkan KTP asli sebagai jaminan dalam penyewaan sepeda ," ujarnya.

Uniknya, ia bercerita saat akan memulai usaha rental sepeda tersebut, ia telah menyiapkan akun Instagram dengan nama @sepedapadang. Kemudian beberapa waktu kemudian, ternyata sudah banyak yang memesan dan ingin memakai sepeda yang akan disewakannya.

baca juga: JK Lelang Sepeda Brompton Rp200 Juta, Uangnya untuk Amal

"Padahal untuk unit sepeda sendiri itu belum ada. Baru hanya akunnya saja yang kami siapkan dan Alhamdulillah antusias warga Padang cukup tinggi. Sehingga hari itu juga Saya usahakan ke toko sepeda teman yaitu Duo Mandiri untuk melihat dan membeli beberapa unit sepeda untuk nantinya disewakan," kata Emen.

Ia berharap dengan adanya Rental Sepeda Padang ini tidak hanya membantu warga yang tidak memiliki sepeda untuk bersepeda, tapi juga sekaligus memberikan edukasi kepada pesepeda lainnya. Sebab di jalan raya, banyak aturan yang harus dipatuhi baik itu kendaraan bermotor maupun sepeda .

"Kami juga berharap ke depannya pemerintah, baik itu Kota Padang atau Provinsi Sumbar juga dapat memberikan kenyamanan kepada pesepeda dengan memberikan space jalur bagi pesepeda. Sebab saat ini dengan banyaknya warga yang bersepeda, tentu jalur sepeda perlu ditingkatkan dan diberikan tanda kepada pesepeda agar berada di jalurnya," ujarnya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi