Ahli Sebut Penyebaran Covid-19 Tak Melambat Pada Suhu Tinggi

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Seorang penyakit menular dan mikrobiologi klinis di Dicle University di Turki Recep Tekin mengatakansuhu yang lebih panas tidak akan membantu memperlambat penyebaran virus Covid-19.

"Jika Anda menjaga jarak sosial dan menggunakan masker maka tingkat infeksi penyakit mungkin menurun, tetapi suhu itu sendiri tidak efektif," kata Recep Tekin dilansir dari Anadolu.

baca juga: Kontak Erat Dengan Pasien Positif Kluster Bank Nagari, 24 Warga Sutera Pessel Dikarantina

Merujuk pada suhu Mediterania yang panas di Turki selatan, Tekin menyoroti bahwa jumlah kasus Covid-19 di wilayah tersebut baru-baru ini melonjak meski suhunya tinggi. "Jika suhu panas sepenuhnya mencegah virus maka kami seharusnya tidak melihat kasus di Arab Saudi dan Afrika," lanjutnya.

Memperhatikan bakal ada hari-hari yang lebih panas dalam beberapa pekan mendatang, ia mengatakan masyarakat tidak boleh bertindak dengan mengandalkan hal tersebut. Langkah pencegahan yang dinilai efektif, sambung Recep Tekin adalah menggunakan masker, menjaga jarak sosial dan memperhatikan kebersihan tangan tanpa menghiraukan suhu.

baca juga: Bukan Kelinci Percobaan, Pakar Sebut Ini Manfaat Uji Coba Vaksin COVID-19 di Indonesia

Seperti diberitakan, hingga Rabu (8/7/2020) Turki melaporkan total 5.282 kematian akibat Covid-19, sementara lebih dari 187.511 pasien dinyatakan sembuh. Saat ini terdapat lebih dari 208.938 kasus terkonfirmasi Covid-19 di negara tersebut. Sejak kemunculannya di Wuhan, China tengah pada Desember lalu pandemi virus corona telah merenggut 551.000 lebih korban jiwa di 188 negara dan wilayah.

Kasus Covid-19 di seluruh dunia kini mencapai 12,1 juta, sementara lebih dari 6,65 juta orang telah pulih dari penyakit pernapasan tersebut, menurut data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS.

baca juga: Kementerian Koperasi dan UKM Janjikan Insentif UMKM Rp2,4 Juta, Cair Bulan Ini

Editor: Ramadhani