Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI, Alirman Sori: Pancasila Jangan Dipersonalisasi

Anggota DPD RI Alirman Sori saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Padang
Anggota DPD RI Alirman Sori saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Padang (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia ( DPD RI) Alirman Sori tidak setuju dengan ungkapan sebagian orang yang mengatasnamakan "saya Pancasila".

Menurutnya hal itu sebagai bentuk mempersonalisasi Pancasila. Padahal Pancasila tidak miliki satu orang tapi Bangs Indonesia.

baca juga: Mayoritas Senator Tolak Pilkada Desember

"Pancasila tidak miliki seseorang, Pancasila milik seluruh rakyat Indonesia," katanya saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di aula Kantor Dinas PMD Sumbar, Senin, 13 Juli 2020.

Atas dasar itu, senator Sumbar itu menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP). Menurutnya sebagai segala sumber hukum, Pancasila tidak bisa diletakkan haluan ideologinya ke dalam suatu aturan perundang-undangan, kecuali pada UUD 1945 .

baca juga: Leonardy: Bersiap Menuju Tatanan Kehidupan Baru

"Tidak ada opsi lain, kecuali ditolak. Dalam RUU-HIP ini sepertinya ada keinginan untuk mengangkat Badan Pembinaan Idiologi Pancasila(BPIP) yang sekarang dengan Keppres ingin diatur dengan UU," terangnya.

Pada kesempatan itu, mantan wartawan itu juga menjelaskan aturan amandemen Undang Undang Dasar (UUD) 1945 kepada peserta. Dijelaskannya, beberapa hal yang sebenarnya tidak boleh diubah dalam UUD yaitu Pembukaan, NKRI, Batang Tubuh dan Sistem Presidensial.

baca juga: Komite III DPD RI Bersinergi dengan Kemensos Salurkan Bansos untuk Masyarakat

"Tapi, semuanya tergantung kekuatan dan kesepakatan politik di parlemen, sama seperti pasal-pasal lainnya sudah banyak berubah, salah satunya Pasal 6 dari yang sebelumnya berbunyi calon presiden orang Indonesia Asli kemudian diubah menjadi warga Negara Indonesia (WNI)," ungkapnya.

Terkait dengan empat pilar, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR RI , NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara, sangat diperlukan untuk memperkokoh berdiri tegaknya republik ini.

baca juga: Minta Doa Agar Covid-19 Segera Berakhir, LaNyalla Sowan ke Ponpes Mansyul Huda 02 Tuban

"Dari empat pilar ini, setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks berbeda, walau prinsipnya Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara kedudukannya berada di atas tiga pilar lainnya," pungkasnya.

Sosialisasi Empat Pilar dengan Anggota MPR RI bekerja sama dengan PWI Sumbar dengan peserta 150 wartawan. Acara dibuka oleh Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus yang sekaligus menjadi moderator dalam kegiatan itu. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir