DPRD Sumbar Nilai Penambahan Muatan Kelas Bukanlah Solusi PPDB

Siswa SMA
Siswa SMA (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat mengatakan penambahan siswa dalam kelas yang disarankandan akan dilakukan oleh dinas pendidikan, dianggap tidak menyelesaikan masalah.

Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Maigus Nasir mengatakan, soslusi itu salah satu ada untuk menghibur atau mengurangi. "Namun itu belum menyelesaikan masalah. Menurut saya agar dinas pendidikan transparansi. Kemudian verifikasi data dan solusi, salah satu solusi kita terima penambahan muatan kelas, dari 36 menjdi 40, tapi kalau itu saja tidak menyelesaikan masalah, kalau akar masalanya tidak diselesaikan," jelasnya.

baca juga: Harapan DPRD Sumbar Terhadap Direksi Baru Bank Nagari

Ia mengatakan dalam masalah Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) dinas pendidikan harus menyelesaikan akar masalah yang menimbulkan masalah di tengah-tengah masyarakat.

"Mengenai penggunaan surat keterangan domisli, saya menyarankan kepada dinas pendidikan, yang diterima dulu adalah berdasarkan Kartu Keluarganya (KK), harus dudukan itu dulu. Jangan dicampur dulu, pisahkan berdasarkan KK nya, kemudian kita verifikasi yang memakai surat keterangan domisili," kata Maigus Nasir.

baca juga: DPRD Sumbar Laksanakan Swab untuk Anggota Dewan dan Staf

Sebelumnya, puluhan walimurid dari perwakilan walimurid Sumatera Barat mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat mengadukan persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ), Senin siang, 13 Juli 2020.

Kedatangan walimurid diterima oleh Pimpinan DPRD Sumbar, Ketua dan anggota komisi V, perwakilan ombudsman Sumbar, dan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar. Kedatangan itu dalam rangka audiensi dan berharap ada solusi dalam PPDB yang dinilai sangat merugikan siswa. (*)

baca juga: DPRD Sumbar Ikuti Rapat Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Presiden RI

Editor: Fitria Marlina