DPRD Nilai Sekolah Tiga Hari Adalah Suka-Duka

Siswa di SMP N 1 Padang
Siswa di SMP N 1 Padang (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat menilai pengenalan tiga haris sekolah bagi siswa dinilai sebagai duka dan duka.

Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Maigus Nasir mengatakan,

baca juga: Harapan DPRD Sumbar Terhadap Direksi Baru Bank Nagari

pengenalan tiga hari dari segi kegiatan belajar mengajar sudah masuk orientasi. "Namun masalah Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) ini yang merupakan bagian dari teman-teman mereka juga harus diselesaikan," katanya di DPRD Padang.

Ia mengatakan jika permasalahan ini sudah dituntaskan, pihaknya berharap, semua peserta didik bisa menikmati hari-hari bersama mereka di sekolah.

baca juga: DPRD Sumbar Laksanakan Swab untuk Anggota Dewan dan Staf

"Teman-teman lainnya dituntaskan, nanti kalau sudah selesai silahkan sama-sama berbahagia, sedangkan teman-temannya belum tuntas dalam masalah dan belum tuntas sehingga bisa bersama dan berbagi. Ini juga diminta kearifan baik dari siswa maupun dari sekolah dalam menyikapi sekolah yang tiga hari ini," jelasnya.

Menurutnya dengan adanya permasalahan PPDB saat ini tentunya menimbulkan polemik yang kuat di masyarakat." Sehingga saya berharap masalah PPDB ini bisa segera tuntas dan proses pembelajaran bisa berlangsung dengan baik," tuturnya.

baca juga: DPRD Sumbar Ikuti Rapat Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Presiden RI

Pada Senin (13/7), Kota Padang memulai prose belajar hingga tiga hari kedepan (Rabu, 15/7). Proses ini untuk memperkenalkan masa orientasi sekolah dengan tetap mengunakan protokol kesehatan COVID-19. (*)

Editor: Fitria Marlina