Awal Tahun Depan Terminal Tipe A Anak Air Ditargetkan Mulai Beroperasi

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Terminal Anak Air yang masih dalam proses pembangunan ditargetkan sudah bisa beroperasi pada tahun 2021 mendatang.

"Saat ini terminal itu masih dalam proses pembangunan oleh Kementrian Perhubungan dan target penyelesaiannya nanti akhir Desember tahun ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang , Dian Fakri saat dihubungi, Selasa 14 Juli 2020.

baca juga: Begini Suasana Musim Durian di Ganting Kubang Pessel

Terminal dengan tipe A tersebut nantinya akan dikelola oleh Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) yang berada di bawah Kementrian Perhubungan.

Sementara untuk kapasitas yang bisa ditampung di sana, ia mengaku sudah lupa dan tidak ingat spesifikasi dari terminal yang sudah direncanakan selama beberapa tahun belakangan.

baca juga: DPRD Padang Rencana Gunakan Hak Interpelasi pada Wali Kota, Terkait Hal Ini

"Sudah lupa saya ukuran-ukurannya itu. Pokoknya cukup besar lah tipe A itu bisa kita bayangkan. Tipe A itu ada standarnya, pokoknya belum ada lah kita punya terminal sebesar itu selama ini di Kota Padang ," katanya.

Menurutnya, seluruh transportasi di Kota Padang nantinya akan melewati terminal tersebut, terutama untuk koridor empat Trans Padang .

baca juga: Satreskrim Polres Bukittinggi Ringkus Pelaku Parkir Liar di Pasar Aur Kuning

"Nantinya koridor empat Trans Padang akan melewati terminal itu dan akan masuk ke sana untuk mengangkut penumpang," sambungnya.

Dengan beroperasinya terminal tersebut, transportasi di Kota Padang akan semakin maju dan kemacetan akibat bus yang parkir di pinggir jalan di sepanjang Jalan Hamka, Air Tawar Barat akan teratasi.

baca juga: DPRD Padang Minta Pemko Tetap Gunakan Data Lama Untuk BLT

Terminal ini akan menjadi terminal bus utama di Kota Padang , menggantikan Terminal Lintas Andalas yang berubah menjadi Plaza Andalas dan Terminal Bengkuang yang berubah menjadi Balai Kota Padang .

Dari informasi yang adaAnggaran pembangunan terminal ini sebesar Rp72 miliar. Nantinya terminal l mampu melayani 500 unit Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan 150 Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), yang peletakan batu pertamannya dilakukan olehMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, padaJumat (9/2/2018).

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri