Pemkab Tanah Datar Rencanakan Salat Idul Adha di Lapangan Cindua Mato

Ilustrasi
Ilustrasi (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar merencanakan Salat Idul Adha 1441 Hijriah di Lapangan Cindua Mato Batusangkar dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar Syahrul menyebutkan Kemenag RI sudah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 1441 Hijriah menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19.

baca juga: Pasien 012 Sembuh, Tanah Datar Zero Kasus Positif COVID-19

"SE Menteri Agama tersebut menjadi pedoman, agar pelaksanaan kedua ibadah tersebut berjalan aman sesuai tuntunan agama Islam sekaligus meminimalisir risiko akibat terjadinya kerumunan dalam satu lokasi," ucap Syahrul di Batusangkar, Rabu 15 Juli 2020.

Dalam SE Menteri Agama tersebut dijelaskan pelaksanaan Salat Idul Adha agar jamaah menggunakan masker, dalam kondisi sehat, membawa sajadah, menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan dan menjaga jarak antar jemaah minimal 1 meter.

baca juga: Tak Menggembirakan, Hewan Kurban di Payakumbuh Menurun, Persentase Betina yang Disembelih Meningkat

Untuk anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap COVID-19 tidak mengikuti salat di lapangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma menyampaikan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Cporona juga harus menjadi perhatian untuk bisa ditaati dan dijalankan bersama.

baca juga: Perputaran Uang untuk Hewan Kurban di Agam Rp103 Miliar

"Mari kita laksanakan ibadah Salat Idul Adha dengan khusyuk, tetap mematuhi imbauan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan," tutur Zuldafri.

Kabag Kesra Afrizon menjelaskan untuk tempat pelaksanaan direncanakan di Lapangan Cindua Mato Batusangkar dengan khatib DR. H. Bakhtiar dari UIN Padang dan imam Salat Ied Ustad Mustarizal, S.IQ dari Padang Panjang.

baca juga: Lebaran Haji, Pengiriman Rendang Meningkat Tajam di Bukittinggi

"Jika hari hujan maka salat akan dilaksanakan di tujuh masjid di sekitat lapangan yakni Masjid Ihsan Lantai Batu, Masjid Raya Lantai Batu, Masjid Taqwa Parak Juar, Masjid Amaliyah Kampung Baru, Masjid Muhammadiyah Tanah Datar , Masjid Al Faaizin Pincuran Tujuh dan Masjid Huriyah Malana, sementara waktu pelaksanaan masih menunggu penetapan 1 Zulhijjah oleh Menteri Agama," tutur Afrizon. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Rezka Delpiera