Pemko Payakumbuh Akan Bongkar 2 Ruko di Nunang Daya Bangun, Ini Sebabnya

Tim Penertiban Bangunan Pemko Payakumbuh saat menyegel bangunan tidak taat aturan
Tim Penertiban Bangunan Pemko Payakumbuh saat menyegel bangunan tidak taat aturan (Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -Tim penertiban bangunan Pemko Payakumbuh segera tindak bangunan tidak taat aturan. Hal ini disampaikan Kabid Penataan Ruang Dinas PUPR Eka Diana Riva saat turun ke Jalan Bandung Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kamis 16 Juli 2020.

Diana Riva mengatakan ada dua petak ruko ditemukan tidak taat dengan aturan yang ada, khususnya dalam pendirian bangunan yang tidak sesuai pada aturannya. Ia menjelaskan bahwa dua petak ruko berlokasi di Jl. Bandung Kelurahan Nunang Daya Bangun dalam jangka waktu 7 x 24 jam kedepan harus segera dibongkar.

baca juga: Kasus Positif COVID-19 Bertambah, Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Payakumbuh tak Terganggu

"Tim Penertiban Bangunan yang telah mengantongi Surat Perintah Bongkar (SPB) an. Afriati bernomor : 02/SPV/2020 yang langsung ditandatangani oleh Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, langsung mengamankan lokasi dengan memasang kembali line segel yang telah hilang saat penyegelan pertama dulunya. Kita beri waktu 7x24 jam kepada yang bersangkutan untuk membongkar bangunan ini," katanya.

Eka juga menyebutkan bahwa pemilik ruko tersebut tetap melaksanakan kegiatan renovasi atas objek bangunan yang berstatus disegel tersebut beberapa waktu yang lalu. Ia menjelaskan saat di lokasi yang berada di depan Masjid Mukhlisin NDB, terlihat juga ada tukang yang sedang melakukan pekerjaan perbaikan ruko dan adanya tambahan bangunan yang telah selesai dibuat seperti atap kanopi.

baca juga: Warga Payakumbuh yang Positif COVID-19 Berdomisili di Tangerang

"Pemilik ruko tetap melakukan aktivitas renovasi gedung. Padahal ruko ini statusnya masih disegel. Kemudian plang merek disegelnya pun sudah tidak ada dan menurut informasi terbang terkena angin. Tapi ini tentu alasan yang tidak masuk akal dan sekarang sudah kita pasang line segel," ujarnya bersama unsur TNI, Polri dan Satpol PP.

Sementara itu, Lurah NDB Ari Ashadi membenarkan bahwa Tim Penertiban Bangunan Kota telah turun ke lapangan. Dirinya mengaku bahwa kedatangan tim ini juga secara mendadak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

baca juga: Proyek Pendistrian Dimulai, Puluhan PKL Dipindahkan ke Bawah Kanopi Pasar Payakumbuh

"Kebetulan kita bersama Bhabinkamtibmas sedang mengikuti kegiatan rapat bersama camat, Danramil dan Polsek di aula kator camat. Mengetahui hal ini, kita izin sebentar untuk meninjau ke lapangan" kata Ari.

Menurutnya ini adalah tindak lanjut atas penyegelan bangunan yang telah dilakukan beberapa bulan ke belakang. Dirinya pun bersama bhabinkamtibmas, babinsa, LPM, RT/RW, karang taruna dan tokoh masyarakat ikut juga menyaksikan penyegelan tersebut.

baca juga: Jumlah Pelanggan Dekati 32 Ribu, Wako Minta Pengelolaan PDAM Payakumbuh Lebih Profesional

"Penyegelan ini sudah domainnya Tim Kota. Kita selaku Lurah tentu ikut mengetahui dalam wilayah kelurahan Nunang Daya Bangun. Harapan saya tentu ini menjadi pembelajaran bagi warga yang lainnya untuk mengikuti aturan agar tidak terjadi hal demikian. Kalau sudah dibongkar tentu banyak kerugian materil yang akan kita tanggung sendiri nantinya," ujarnya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera