Terkendala Anggaran, Wako Bukittinggi Dukung Porprov Ditunda Hingga 2022

Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias
Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias (KLIKPOSITIF)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Bukittinggi mendukung rencana Pemprov Sumbar menunda penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov ) hingga tahun 2022. Banyak kendala yang dihadapi apabila Porprov tetap dilaksanakan tahun 2021.

"Masih dalam kondisi COVID-19 ini keuangan Pemko Bukittinggi tak memungkinkan untuk 2021 dilaksanakan Porprov ," ucap Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam acara pelantikan Pengurus KONI Bukittinggi 2020-2024, Sabtu (18/7/2020).

baca juga: Gandeng BBPOM, Ade Rezki Sosialisasikan Keamanan Obat dan Makanan di Bukittinggi

Ramlan mengatakan, Pemko Bukittinggi tahun 2020 ini fokus pada pengalokasian anggaran COVID-19.

Tahun 2020 sebut Ramlan, Alokasi Anggaran Bukittinggi Rp 996 miliar, di mana sebelumnya diperuntukkan untuk menjalankan program kota, termasuk untuk program olahraga. Namun karena COVID-19, anggaran jadi dipotong.

baca juga: Mengapa Varian Baru Virus Corona Dinamakan Omicron? Ini Penjelasannya

"Untuk alokasi anggaran 2021 entah berapa pula alokasi anggaran kita. Belum dapat dipastikan. Ada dampak bagi kita semua, luar biasa dampaknya. Maka dari itu untuk pelaksanaan Porprov agar bersabar dulu," pintanya.

Ketua KONI Sumbar Syaiful juga memaparkan, dari 13 kabupaten kota tuan rumah bersama Porprov yang semula dilaksanakan 2020 dan diwacanakan dilaksanakan 2021, delapan daerah mengirimkan surat ke Pemprov Sumbar meminta diundur hingga 2022.

baca juga: Ini Ketentuan Biaya RT-PCR yang Hasilnya Selesai Lebih Cepat

"Ada beberapa cabor inginkan 2021 dilaksanakan Porprov . Namun KONI se Sumbar sepakat pula 2022, karena kondisi keuangan yang membuat hal demikian, tanpa kita mengabaikan pembinaan," tegas Syaiful.

Editor: Rezka Delpiera