MTQ Nasional 2020 di Sumbar Tatap Muka, Gubernur: Menerapkan Protokol COVID-19

Gurbernur Sumbar Irwan Prayitno usai rapat persiapan MTQ Nasional 2020
Gurbernur Sumbar Irwan Prayitno usai rapat persiapan MTQ Nasional 2020 (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan, pihaknya siap menggelar MTQ Nasional 2020 dengan sistem tatap muka, namun tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat, karena peserta akan datang dari berbagai provinsi di Indonesia.

Hal ini disampaikannya saat rapat persiapan MTQ bersama pihak terkait di Aula Kantor Gubernur, Senin, 20 Juli 2020.

baca juga: Penelitian Terbaru Sebut ASI Tidak Terpengaruh Covid-19, Dapat Lindungi Bayi dari Infeksi?

"Kita lakukan protokol kesehatan secara ketat, setiap kafilah yang datang tetap kita lakukan pemeriksaan yang mengacu pada protokol COVID-19, seperti pemeriksaan swab test ataupun rapid test. Semua ini kita lakukan untuk antisipasi agar virus corona tidak menyebar di Sumbar," ungkapnya.

Terkait rencana tersebut, Irwan Prayitno menyampaikan agar setiap instansi, lembaga dan semua yang terkait, bisa bekerjasama dalam mengsukseskan MTQ dan termasuk mengatasi protokol kesehatan bagi pata kafilah yang datang.

baca juga: Peneliti Jepang: Tes Swab Tidak Diperlukan Lagi, Ini Alasannya

"Ini menyangkut nama daerah kita, kembalikan kejayaan Sumbar dulu. Islami sangat kuat disini, kita harus bisa menjaga itu. Selain itu saya juga mengingatkan, kasus Covid-19 sudah mulai melandai di Sumbar. Sudah banyak daerah yang masuk kategori zona hijau. Jangan sampai ada kasus baru akibat MTQ ini," ingat Irwan Prayitno.

Dia berharap pembukaan pelaksanaan MTQ ke-XXVIII Tahun 2020 tetap diadakan di Man Stadium Padang Pariaman. Untuk penonton akan diatur sesuai dengan protokol kesehatan. Sementara untuk acara pawai dan pameran perlu pertimbangan dari semua pihak.

baca juga: Hari Kesaktian Pancasila, Staf Khusus BPIP Dorong Elite Politik Bersikap Dewasa Tentang Isu Ini

"Pada pembukaan acara pawai dan pameran perlu pertimbangan, kalau saya menyarankan tidak perlu dilaksanakan," ucap gubernur.

Terkait dengan kedatangan tamu, gubernur Sumbar mengatakan, setiap tamu harus membuktikan bukti hasil PCR swab, termasuk semua yang terlibat untuk MTQ harus ikut swab test juga.

baca juga: Kalangan Ini yang Akan Menjadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia

"Jangan gara-gara MTQ terjadi COVID-19 di Sumbar, ini tantangan bagi kita, mari kita jaga bersama," ajaknya.

Selain itu gubernur juga mengingatkan kemungkinan pelaksanaan dalam masa penanganan Covid, maka para panitia wajib melaksanakan protokol kesehatan, seperti pembatasan penonton, jaga jarak, pakai masker, thermogun dan menyediakan hand sanitizer serta tempat cuci tangan di lokasi kegiatan.

"Sumbar sudah siap menjadi tuan rumah MTQ sesuai dengan tanggal yang telah disepakati. Bentuk acara harus meriah tapi tidak perlu banyak penonton. Ini berperluang untuk Sumbar ber inovasi dalam iven tingkat nasional," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Nasrul Abit menyebutkan, bahwa diperkirakan MTQ Nasional akan diikuti sekitar 1.924 orang peserta dari berbagai provinsi, hal ini telah dilaporkan oleh gubernur Sumbar beberapa waktu lalu di Kemenag.

"Jadi kita harus ekstra ketat mengikuti protokol kesehatan dalam penyambutan tamu-tamu kita. Karena pada saat ini kita masih dalam masa pandemi COVID-19," ucap Nasrul Abit.

"Sebelumnya kita sudah menjadwalkan serangkaian kegiatan, namun berhubung dengan situasi kita seperti ini maka kegiatan yang bersifat rentan mengundang banyak orang seperti pawai taaruf dan pameran kami berharap ditiadakan. Kalaupun untuk malam taaruf tetap dilaksanakan, namun dengan catatan mengurangi jumlah peserta yang hadir," katanya.

Pelaksanaan MTQ tahun ini tentunya akan sangat berbeda karena adanya pandemi virus corona, untuk melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak perlu diatur sesuai protokol kesehatan. Oleh katena itu jika rangkaian kegiatan yang mengumpulkan orang yang banyak kemungkinan di tiadakan.

"Selanjutnya untuk teknis pelaksanaan MTQ ini kita tetap dan terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama RI terkait bagaimana pelaksanaan kegiatan yang aman sesuai dengan protokol covid. Sementara ini kita harus mencocokan anggaran kita, semua alternatif harus kita siapkan dalam menghadapi situasi ini.

"Mari kita berdo'a bersama, agar kegiatan MTQ ke-XXVIII Tahun 2020 bisa berjalan dengan sukses, dan bebas dari penyebaran COVID-19," tutup Nasrul Abit. (*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir