Tinjau Alat Peringatan Dini Gempa, Ini Pesan Bupati Irfendi Arbi

Bupati Irfendi Arbi saat meninjau alat deteksi gempa dan tsunami di Kantor BPBD Lima Puluh Kota
Bupati Irfendi Arbi saat meninjau alat deteksi gempa dan tsunami di Kantor BPBD Lima Puluh Kota (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF -

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi tinjau alat Warning Receiver System(WRS) dari BMKG yang disimpan di kantor BPBD setempat.

Bupati Irfendi Arbi saat meninjau alat Warning Receiver Systemtersebut di Kantor BPBD Limapuluh Kota mengaku sangat senang karena dengan alat ini maka dapat diketahui langsung titik gempa yang terjadi di Indonesia khususnya di Sumatera Barat. Ia menjelaskan bantuan tersebut didapatkan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

baca juga: 1.817 Pegawai Non ASN di Pemkab Solok Sudah Terdaftar di BP Jamsostek

"Jadi dengan adanya alat ini kita sangat terbantu, dimana nantinya dengan alat ini kita dapat lebih cepat menginformasikan kepada masyarakat akan bahaya gempa yang terjadi di wilayah kita. Sehingga masyarakat lebih waspada terhadap ancaman atau bahaya gempa atau tsunami ini," ujarnya.

Ia berharap, para pihak terkait dapat memanfaatkan alat pendeteksi gempa dan tsunami ini dengan sebaik mungkin. Kemudian nantinya informasi terkait gempa bumi dan tsunami masyarakat di daerahnya lebih cepat mengetahui dan dapat lebih waspada akan terjadinya bencana.

baca juga: BMKG Dorong Penelitian Megatrust dan Tsunami

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota , Joni Amir menjelaskan alat tersebut tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat di Limapuluh Kota . Lebih lanjut, ia mengatakan adapun fungsi WRS tersebut lebih kepada menerima informasi dan memberitahu situasi wilayah akan update terjadinya gempa bumi dan tsunami.

"Informasi gempa di seluruh Indonesia secara real time akan masuk di monitor ini. Jadi nomor telepon seluler Forkopimda dan seluruh pihak terkait lainnya di wilayah kita akan sudah dimasukkan ke dalam sistem ini. Selain itu, ketika sewaktu-waktu terjadi gempa di wilayah kita akan ada pemberitahuan ke telepon seluler masing-masing berupa pesan. Kemudian dengan pemberitahuan alat ini kita dapat memberikan memberi informasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat mengantisipasi jika ada gempa susulan," katanya.

baca juga: Peringatan Gempa 30S Padang ke-11 Dilakukan Berbeda

Alat diseminasi informasi dan peringatan dini gempa bumi serta tsunami tersebut ditempatkan di kantor akan dioperasikan BPBD Limapuluh Kota dan terus dipantau oleh petugas. Menurutnya, walaupun potensi gempa di Kabupaten Limapuluh Kota dinilai tergolong kecil. Namun, mengingat potensi gempa di beberapa daerah lainnya di Sumatera Barat dan seluruh Indonesia cukup besar, dengan keberadaan alat tersebut juga akan sangat membantu, sehingga bila terjadi gempa di seluruh Indonesia, dapat memberitahu keluarga yang ada di luar daerah .

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri