Sebanyak 2.387 Dukungan untuk Fahrizal-Genius Tidak Memenuhi Syarat di Pariaman

Menandatangani hasil pleno.
Menandatangani hasil pleno. (rehasa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF - Sebanyak 4.948 dukungan dari 7.335 dukungan bakal Calon Gubernur (Cagub) dan Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Barat (Sumbar) Fakhrizal-Genius Umar di Kota Pariaman dinyatakan memenuhi syarat.

Perihal itu dijelaskan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pariaman , Aisyah, saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Verifikasi Faktual Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2020 tingkat Kota Pariaman , Selasa (21/7/2020).

baca juga: Tidak Sesuai Aturan, Bawaslu Lima Puluh Kota Hentikan Dua Kampanye Calon Kada

"Verifikasi faktual telah dilaksanakan selama 14 hari, dari 28 Juni sampai 11 Juli. Sebanyak 4.948 dukungan telah memenuhi syarat dari 7.335 dukungan. Jadi ada yang tidak memenuhi sebanyak 2.387," ungkap Aisyah, Selasa 21 Juli 2020.

Aisyah menjelaskan, penyebab 2.387 dukungan lainnya tidak memenuhi syarat diantaranya tidak dapat ditemui, ada yang tidak mendukung, dan rekomendasi dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

baca juga: Bawaslu Lima Puluh Kota Akan Tertibkan APK Paslon Pilkada

Dikatakannya, penyebab pendukung tidak dapat ditemukan yaitu karena elemen data tidak cocok, lalu pendukung tidak dikenal warga dan pejabat setempat, pindah alamat, meninggal dunia, sedang isolasi mandiri, dan berada dalam lembaga pemasyarakatan.

"Sedangkan LO (penghubung) dari Fakhrizal-Genius Umar tidak dapat menghadirkan pendukung yang tidak dapat ditemui hingga pukul 24.00 WIB 11 Juli 2020 sehingga dukungannya menjadi tidak memenuhi syarat kategori delapan," ungkap Aisyah.

baca juga: KPU Pasbar Imbau Paslon untuk Taati Aturan Selama Kampanye

Setidaknya, kata Aisyah lagi, ada 10 dukungan yang dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Panwascam karena pendukung tersebut menyatakan tidak memberikan dukungan namun tidak mau menandatangani format BA 5-KWK.

Meskipun jumlah dukungan untuk Fakhrizal-Genius Umar telah diketahui untuk Kota Pariaman namun pihaknya tidak bisa memastikan terpenuhinya syarat pasangan bakal calon tersebut menjadi Cagub dan Cawagub Sumbar pada Pilkada Sumbar 2020.

baca juga: Cabup Petahana di Pasbar Janji Perbaiki Jalan jika Terpilih Jadi Bupati

"Itu merupakan wewenang dari provinsi untuk menentukan memenuhi syarat atau tidaknya," katanya.

Dikatakannya, meskipun saat ini LO (penghubung) tidak bisa menghadirkan pendukung hingga batas waktu yang ditentukan namun nanti pasangan bakal calon tersebut diberikan kesempatan untuk memperbaiki dukungannya.

Menyoal perihal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Pariaman , Riswan mengatakan, ada dinamika yang ditemukan pihaknya saat rekapitulasi sehingga terjadi keberatan dari LO (penghubung).

Ia menyebutkan dinamika yang dimaksud yaitu keberatan LO karena banyak pendukung yang tidak ditemukan saat verifikasi faktual.

"Padahal, alasan tidak ditemukannya pendukung tersebut telah disampaikan saat rekapitulasi di Panitia Pemilihan Kecamatan. Mungkin ada PPK tidak mencantumkannya di berita acara sehingga LO kembali mengungkapkannya," sebut Riswan.

Penulis: Rehasa | Editor: Rezka Delpiera