Pimpinan Cabang dari Perusahaan BUMN Ikut Bertarung di Pilkada Pessel, Siapa Dia?

Rudi Hariyansyah
Rudi Hariyansyah (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Salah seorang pimpinan cabang dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) digadang-gadangkan bakal mengisi bursa calon kepala daerah pada Pilkada Kabupaten Pesisir Selatan 2020. Selain terbilang kaya pengalaman, bakal calon ini juga dianggap sebagai tokoh kuat milineal untuk Pesisir Selatan.

Dia adalah Rudi Hariyansyah (38), Putra asal Tapan Kabupaten Pesisir Selatan yang saat ini sukses menempati posisi tinggi sebagai pimpinan PT Kimia Farma Wilayah Sumatera Barat. Selain berlatarbelakang profesional, Rudi Hariyansyah juga merupakan alumni dari Pondok Pesantren Darunajah Jakarta yang merupakan binaan Ponpes Gontor.

baca juga: Hari Ini, Pessel Tambah Empat Kasus Positif COVID-19

Memliki perpaduan pengalaman dasar agama dan profesional. Ia diyakini bakal mampu mebawa perubahan untuk Pessel . Apalagi baginya, peningkatan SDM akan menjadi prioritas utama jika dipercaya memimpin.

Karena dia menakui, kualitas manusia sebagai pondasi awal dalam kemajuan suatu daerah. Sebab, jika hanya pembangunan fisik, tanpa dibarengi dengan manusia berkualitas tidak berarti. Apalagi untuk menjadikan sebagai manusia yang berkarya.

baca juga: Bawaslu Pessel: Posting Terkait Pilkada di Medsos juga Pelanggaran bagi ASN

"Masyarakat Pesisir mampu membuat berbagai produk. Kendala selama ini mereka kesulitan dalam memasarkan. Di sini salah satu peran SDM berkualitas. Apalagi, bagi kawan-kawan generasi muda akan berkontribusi dalam maju dan mundurnya perekonomian daerah ini," ungkap Rudi pada wartawan.

Selain SDM, sektor ekonomi menjadi prioritas. Sebab, ia telah berhasil merintis toko obat ketika kuliah, dan itu memotivasinya untuk menularkan pada anak-anak muda Pesisir Selatan. Karena baginya, tidak ingin matang sendiri tanpa memberikan kontribusi pada anak muda lainnya.

baca juga: Bawaslu Pessel Sebut Kepala Kampung Masuk Pihak yang Dilarang Dukung Paslon

"Jika mementingkan diri sendiri, saya dapat saja melanjutkan karir sebagai pegawai BUMN. Namun, karena panggilan jiwa, ia rela keluar dari zona nyaman dan bertarung di Pilkada Pessel . Salah satunya, untuk membuat perubahan baru di Pesisir Selatan," terangnya.

Saat ini, sebagai tokoh milineal yang relegius, Rudi Hariyansyah juga dinilai sebagai sosok anak muda yang rela mengorbankan karir di BUMN. Sebab, keluar dari zona nyaman demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Pessel .

baca juga: Bawaslu Solsel: Kampanye Pertemuan Terbatas Tanpa STTP Ilegal

Menduduki posisi pimpinan PT Kimia Farma Wilayah Sumatera Barat.

Di sana, dirinya melakukan kajian akan potensi pasar di suatu daerah yang sesuai untuk pengembangan bisnis perusahaan. Kajian dilakukan mencakup nilai investasi, payback period, internal rate of return serta rencana kerja baik jangka pendek maupun jangka panjang. Disamping melakukan kajian akan pengembangan bisnis, dia juga bertanggung jawab dalam operasional mulai dari level unit kerja sampai cabang/wilayah.

Kepemimpinannya-pun sudah teruji. Cakupan tanggung jawab operasional di perusahaan pelat merah mulai dari penerimaan pegawai, pengembangan SDM, pemetaan potensi SDM yang di kaitkan dengan training yang akan diberikan sampai pada promosi dan demosi bagi pegawai.

Kemudian, manajemen proses bisnis, baik dari perencanaan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan(RKAP), penetapan strategi pencapaian RKAP baik di bidang investasi, inventory serta rencana strategis jangka pendek dan jangka panjang. Dirinya juga melakukan pengelohaan keungan cabang atau wilayah baik dari sisi neraca keuangaan, laporan rugi laba maupun arus kas.

"Sebagai kepala wilayah tanggung jawab saya adalah menciptakan dan menjaga hubungan antar lembaga baik pemerintahan maupun swasta serta melakukan negosiasi business to business guna mencapai RKAP yang telah ditetapkan perusahaan," jelasnya.

Adapun cakupan sektor bisnis yang dikelola, lanjutnya, meliputi bisnis retail farmasi, layanan klinik kesehatan, penyewaan space di sarana apotek maupun klinik dan rencana investasi yang dapat meningkatkan nilai tambah maupun benefit bagi perusahaan.

"Pengalaman ini inshaAllah menjadi modal dalam memajukan perekonomian di kabupaten tercinta ini," pungkasnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Joni Abdul Kasir