Syarat Penerbangan Domestik Kini Hanya Rapid Test

ilustrasi: Bandara
ilustrasi: Bandara (net)

KLIKPOSITIF - Persyaratan yang harus dipenuhi calon penumpang penerbangan domestik saat ini sudah lebih simpel dari sebelumnya.Executive General Manager Bandara Soekarno Hatta Agus Haryadi mengatakan untuk saat ini selain tiket, setiap penumpang penerbangan domestik hanya memerlukan hasil rapid test antibodi.

Artinya penumpang tidak lagi membutuhkan surat penugasan atau hasil swab test PCR. "Terbang relatif lebih simpel. Pertama hanya butuh rapid test. Rapid test itu sendiri dulu berlaku tiga hari, sekarang 14 hari," kata Agus dalam diskusi dari BNPB, Senin (27/7/2020) dilansir dari Suara.com.

Penumpang yang belum memiliki hasil rapid test pun tetap bisa melakukannya di fasilitas pemeriksaan terminal 2 dan 3 Bandara Soetta sebelum keberangkatan. Agus mengimbau bagi penumpang yang belum memiliki rapid test dan akan melakukan rapid test di bandara maka harus datang 3 jam sebelum waktu keberangkatan untuk menghindari antrean panjang pemeriksaan.

baca juga: Jelang Libur Nataru, Komisi V Pastikan Penerapan Prokes Diperketat

Penumpang yang akan ikut rapid test di Bandara Soekarno Hatta diminta datang lebih awal dua atau tiga jam sebelum keberangkatan.

Hal itu untuk menghindari antrean panjang para calon penumpang yang hendak mengikuti rapid test di bandara. "Kalau penumpang sudah memiliki rapid test itu 2 jam cukup, tetapi kalau sengaja mau rapid test di situ tambahkanlah 1 jam, 3 jam cukup," katanya menjelaskan.

baca juga: DPR: Pemerintah Perlu Petakan Potensi Usaha Mikro Berbasis Laut

Agus menegaskan semua proses ini harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak, beretika saat bersin atau batuk, dan pengecekan suhu tubuh.

Bandara Soekarno Hatta juga sudah menyiapkan segala fasilitas yang menjamin kesehatan penumpang dengan tombol touchless, handsanitizer di setiap sudut, thermal scanner, pembatas kaca loket, hingga desinfesi rutin.

baca juga: 75 Persen Perawat Meninggal Akibat Covid Tertular Dari Pasien Rawat Inap

Editor: Ramadhani