Diberi Pemahaman Ajaran Islam, Sebagian Penganut "Ibrahim Tauhid" Kembali Bersyahadat

Sekretaris MUI Kabupaten Solok, Elyunus
Sekretaris MUI Kabupaten Solok, Elyunus (Klikpositif)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Sekitar lima orang penganut aliran Tauhid Ibrahim yang berkembang di Kapuh, Sumani, Kabupaten Solok kembali bersyahadat, Rabu (29/7/2020) di kediaman Zainul.

Ketua Tim Bakorpakem Solok , Donny H. Setiawan melalui Kasi Intel, Ulfan Yustian Arif mengatakan, prosesi dihadiri Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Solok , Polsek Singkarak, KUA dan unsur lainnya.

baca juga: Menteri Luhut Sebut Larangan Mudik Lebaran Sukses Tekan Penularan Covid-19

"Baru lima orang, kelimanya bersyahadat disaksikan oleh pihak terkait di kediaman Zainul di Kapuh Sumani, Kabupaten Solok ," ungkap Ulfan Yustian Arif, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu, sekretaris Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Solok , Elyunus mengatakan, prosesi syahadat terhadap kelima penganut aliran Ibrahim Tauhid setelah diberikan pemahaman terhadap ajaran Islam .

baca juga: 10 Kementerian dan Lembaga Negara Tandatangani MoU, Percepat Fasilitasi Sertifikasi Halal Pelaku UMK

"InsyaAllah, selesai lebaran haji ini, sisanya (penganut Ibrahim Tauhid) akan kita syahadatkan kembali," ungkap Elyunus menjawab KLIKPOSITIF melalui telponnya.

Menurut, kembalinya sebagian Penganut Ibrahim Tauhid ke dalam Islam setelah diberi pilihan. Dan mereka memilih untuk diberikan pemahaman tentang Islam dan memutuskan untuk kembali bersyahadat.

baca juga: Presiden Sindir Kerja Media Pada Pidatonya di MPR

"Kita beri pilihan kepada mereka, tidak mungkin berdebat dengan mereka karena mereka memang tidak punya ilmu soal itu, dan debat juga sudah pernah dilakukan pada maret lalu, dan jawabannya sederhana, itu yang diterima dari guru mereka," terangnya.

Diterangkannya, secara umum, aliran yang mereka anut menyimpang dari keumuman. Dalam Islam ada aliran seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama dan banyak lainnya.

baca juga: Pagi Ini, Satu Lagi Pasien COVID-19 Meninggal Dunia di RSAM Bukittinggi

" Aliran yang mereka anut, tidak masuk dalam aliran -aliran dalam Islam , dan bukan bagian dari Islam , dan setelah diberikan pemahaman, akhirnya bersedia kembali," terangnya.

Pasca kembali bersyahadatnya penganut aliran kepercayaan Ibrahim Tauhid yang mengaku beragama Muslim itu, pihak MUI akan memberikan pembinaan agar lebih memahami Islam secara utuh.

Dengan ikut bersyahadatnya Zainul, diharapkan pengikut lainnya juga menyusul, mengingat Zainul merupakan tokoh yang dituakan dalam aliran tersebut.

Sebelumnya, masyarakat Solok , Sumatra Barat dihebohkan dengan munculnya aliran kepercayaan baru di Kapuh, Sumani. Dalam aliran tersebut mereka mengaku beragama Muslim dan diluar Islam .

Inti dari ajaran yang diterima dari Gurunya di Kota Padang, mereka hanya mengakui kenabian Nabi Ibrahim dan mengenyampingkan kenabian Nabi Muhammad dan ajaran yang dibawa, serta penyimpangan lainnya.

Penulis: Syafriadi | Editor: Eko Fajri