Gubernur Sumbar Minta Pelaku UMKM Beradaptasi Dengan COVID-19

Pedagang makanan di Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat
Pedagang makanan di Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meminta pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) beradaptasi dengan COVID-19.

Menurutnya, UMKM salah satu sektor yang sangat terpukul karena pandemi. Namun, saat pemerintahan memberlakukan tatanan kebiasaan baru agar UMKM kembali bangkit.

baca juga: Anggota DPR-RI Puji Cara Sumbar Tangani COVID-19

"Kondisi COVID-19 jangan kita ratapi dan sesali, ini ujian bagi kita, bagaimanapun kita bisa menyikapinya," katanya, 31 Juli 2020.

Gubernur mengatakan, untuk dapat bertahan dalam masa penuh tantangan ini, pelaku usaha harus beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi lewat strategi baru, terutama para UMKM yang memiliki peran sebagai garda terdepan perekonomian nasional.

baca juga: Hari Ini 4 Pasien COVID-19 di Tanah Datar Dinyatakan Sembuh

Dia meyakini pelaku UMKM akan tetap tegar dalam menghadapi pandemi COVID-19 yang sedang terjadi.

"Kami berharap pelaku UMKM bisa bangkit, jangan hanya berdiam dan menyesali keadaan. Teruslah berkreativitas dan lebih maju lagi," sebutnya.

baca juga: Operasi Yustisi di Payakumbuh Sembilan Hari, 196 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) perwakilan Sumbar, Nevi Zuairina mengatakan, masih banyak UMKM yang tetap bertahan masa pandemi COVID-19. Bahkan bisa lebih baik karena bisa memanfaatkan keadaan dan kreatif dengan menggunakan inovasi melalui internet.

"Seperti ini yang kita harapkan, UMKM bisa mengambil kesempatan yang ada dibalik tantangan yang dihadapinya, dengan menggunakan jaringan internet," jelasnya.

baca juga: Seluruh Pengelola dan Karyawan Kuliner di Padang Wajib Tes Swab: Sanksi Tempat Usaha Ditutup

Menurut Nevi Zuairina, pendemi tidak boleh menurunkan semangat pelaku UMKM di Sumbar untuk terus berkembang. Untuk itu, pemerintah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM , dengan bunga yang rendah.

Nevi berharap ke depannya pemerintah akan mengarahkan UMKM agar dapat masuk ke sektor-sektor strategis dan melihat potensi-potensi lainnya dan akan dibantu oleh pemerintah. (*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir