Tempat Kerja Jadi Klaster Baru di Sumbar, Gubernur: ASN dari Luar Daerah Wajib Swab

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mewajibkan swab Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang baru datang dari luar daerah atau setelah bepergian.

Penekanan swab karena beberapa hari belakangan muncul klaster dari tempat kerja yang didominasi ASN , tenaga kesehatan, pegawai BUMD, BUMN dan kampus positif COVID-19.

baca juga: Warga Payakumbuh yang Positif COVID-19 Berdomisili di Tangerang

"Tiga hari terakhir penambahan positif COVID-19 di Sumbar merangkak naik. Bahkan dalam sehari mencapai 41 orang, kebanyakan dari klaster tempat kerja. Untuk itu ASN yang datang dari luar Sumbar, diwajibkan tes swab dahulu terutama yang melalui udara dan darat," tegasnya, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Irwan mengintruksikan kepala SKPD untuk mengingatkan dan selalu mengarahkan staf di lingkungan kerja masing-masing agar mematuhi protokol kesehatan.

baca juga: Masih Tak Percaya? Biaya Penanganan COVID-19 di Sumbar Rp2 Miliar Lebih

"Agar kepala SKPD segera menindaklanjutinya. Jangan lalai dan anggap sepele. Bila ada kelalaian dan berakibat adanya konfirmasi positif di lingkungan kerja maka akan ada peringatan dari kami unsur pimpinan," ujarnya.

Menurut Irwanpeningkatan ini banyak berasal dari luar Sumbar. Karena berdasarkan tracking sebagian besar yang terpapar berasal dari luar Sumbar, imported case. Untuk itu, ASN yang tiba dari zona merah, seperti Pulau Jawa dan beberapa provinsi lainnya wajib test PCR, gratis tak ada biaya.

baca juga: Dilakukan Secara Virtual, Gubernur Sumbar Kukuhkan Paskibaraka HUT RI ke-75 Tahun Indonesia Merdeka

"Lindungi dan selamatkan keluarga serta rekan kerja. Saya minta kepala SKPD mengatur teknisnya. Saya minta kepada seluruh ASN yang baru pulang dari luar daerah, sebelum keluar hasil test PCR nya, dilarang masuk kantor dan hal ini agar jadi perhatian penting oleh seluruh Pimpinan SKPD dan seluruh pimpinan instansi pemerintahan, BUMN, BUMD dan lembaga lainnya di Sumatera Barat. Kita punya kekuatan Lab yang bisa bergerak cepat melakukan pemeriksaan sample spesimen, sehingga tidak perlu berlama-lama menunggi hasil positif dan negatif. Sementara menunggu hasil, isolasi mandiri dulu" tegas Gubernur Irwan

Pemprov Sumbar sendiri segera akan menerbitkan regulasi terkait test swab ini. Seluruh ASN dan pegawai baik horizontal dan vertikal, BUMN, BUMD dan pejabat daerah/negara yang kembali dari luar daerah atau masuk ke Sumbar diwajibkan melakukan tes PCR tanpa kecuali. Swab dapat dilakukan dirumah sakit rujukan yang telah ditunjuk dan gratis. Hal ini bertujuan menekan penyebaran virus yang berasal dari luar Sumbar. (*)

baca juga: Ada 36 Penambahan Positif COVID-19 di Sumbar per 14 Agustus

Editor: Joni Abdul Kasir