Kampus

ITP, Kampus Pencetak Mahasiswa yang Siap Berkompetisi dalam Dunia Industri

Kampus ITP
Kampus ITP (Ist)

KLIKPOSITIF - Lulusan Vokasi Intitut Teknologi Padang ( ITP ) memiliki kompetensi industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja industri. Tak hanya itu lulusan vokasi juga dituntut tamat tepat waktu, yakni tiga tahun.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dekan Fakultas Vokasi ITP , Rozi Saferi Sabtu, (1/8/2020).

baca juga: Realisasi Betonisasi di Padang Capai 27,6 Kilometer di Semester Dua

Lebih lanjut dikatakan Rozi bahwa agar target ini tercapai, maka telah dirumuskan sejumlah kebijakan dan regulasi yang tertuang dalam peraturan akademik.

Fakultas bersama seluruh Prodi vokasi baik Teknik Mesin, Teknik Sipil, maupun prodi Teknologi Listrik terus berbenah untuk memperbaiki dan meningkatkan 7 aspek penting yakni kurikulum, sumber daya manusia, pembelajaran, kemitraan dengan industri inovasi, kemahasiswaan dan laboratorium.

baca juga: Ini Link Pengumuman SBMPTN 2020 Jumat 14 Agustus Mulai Pukul 15.00 WIB

Dikatakan Rozi sepanjang Juli telah dilakukan revisi kurikulum untuk seluruh prodi vokasi yang nelibatkan 45 industri yang tersebar di Sumbar, Riau, Jambi dan sebagian pulau Jawa.

"Hal ini sejalan dengan arahan dirjen vokasi agar penyusunan kurikulum dilakukan bersama industri termasuk materi training dan sertifikasi di industri ke dalam kurikulum vokasi sebagai bentuk impementasi 'link and match' antara pendidikan vokasi dengan dunia kerja/dunia industri, "jelasnya.

baca juga: Mendikbud Nadiem Dilaporkan ke Komnas HAM, Ini Alasannya

Hasil revisi signifikan adalah adanya matakuliah magang industri selama 6 bulan di semester akhir (semester 6) agar lulusan vokasi memiliki bekal industry yang memadai sebelum memasuki dunia kerja.

Dalam rangka pengembangan SDM, selama bulan Agus-Sept, sebanyak 9 orang dosen vokasi akan mengikuti pelatihan kompetensi sesuai bidang keahlian guna menambah sertifikasi kompetensi yang telah dimiliki.

baca juga: Diluncurkan Kemendes, Pessel Kini Miliki Tiga Kampus Nagari

Selain itu, dosen diwajibkan mengikuti program magang di industri selama 4 bulan guna memperbaiki kualitas pembelajaran baik teori maupun praktek.

Sementara itu, monitoring dan evaluasi aspek pembelajaran sudah tersistem untuk memastikan 4 T. Tertib administrasi pembelajaran, tepat dosen, tepat metode dan tepat materi.

Dosen harus menjalankan proses pembelajaran berdasarkan nilai-nilai profesionalisme, akuntabilitas, amanah sehingga PBM berjalan lancar dan memiliki lulusan yang memiliki softskill, hardskill, karakter yang sesuai dengan tuntutan dunia industri.

"Saat ini ITP juga tengah menjajaki kerja sama dengan dunia industri khususnya untuk kegiatan mahasiswa dan dosen. Keterlibatan dosen praktisi, komitmen industri untuk serapan lulusan agar gap antara lulusan dan perguruan tinggi dengan dunia kerja agar dapat diminimalisir.

Pembenahan juga dilakukan di seluruh laboratorium dengan target memiliki peralatan berskala industri menengah dengan manajemen bersertifikasi.

Editor: Khadijah