Mundur, Agus Syahdeman Batal Berpasangan dengan Desra di Pilkada Kabupaten Solok

Resmi mundur, Agus Syahdeman mengucapkan salah perpisahan dengan Desra Ediwan
Resmi mundur, Agus Syahdeman mengucapkan salah perpisahan dengan Desra Ediwan (Klikpositif)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Langkah politik Desra Ediwan untuk maju di Pilkada Kabupaten Solok , cukup berliku. Usai resmi berpisah baik-baik dengan Sabrana beberapa waktu lalu, kali ini mantan Wakil Bupati Solok dua periode itu, ditinggal mundur Agus Syahdeman.

Perpisahan antara Desra Ediwan dan Agus Syahdeman dilakukan di salah satu rumah di kawasan Nagari Selayo, tepat pukul 17.45 WIB dan disaksikan langsung kader Partai Golkar Hardinalis Kobal dan juga kader Demokrat Lucky Efendy serta sejumlah tim.

baca juga: Tolak Dinyatakan TMS, Iriadi : Tanding Jalan Kaki Dari Solok ke Padang Saya Sanggup

Diakui Agus Syahdeman, langkahnya mundur sebagai kandidat wakil Bupati Desra Ediwan, lantaran belum jelasnya sikap partai Demokrat, dan adanya arah untuk merapat ke kandidat lain.

"Arah-arahnya itu sudah ada (Demokrat berkemungkinan besar mendukung kandidat lain), dari pada nanti hari H mundur, lebih baik hari ini, saya tidak ingin mengorbankan pak Desra," ungkap Agus Syahdeman, usai bertemu Desra, Minggu (2/7/2020).

baca juga: KPU Kabupaten Solok Tetapkan Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada 2020

Di balik semua dinamika tersebut, mundurnya Agus Syahdeman sangat jauh dari adanya persoalan pribadi, seperti yang diisukan. Manurutnya, keputusan mundur lebih kepada mengikuti arah partai.

"Kalau secara pribadi, tidak ada persoalan, karena kita maju dengan kendaraan partai, tentunya kita mengikuti arahan partai. Sampai sekarang kita belum dapat rekomendasi partai," terangnya didampingi Lucky Efendi.

baca juga: Pasangan Iriadi - Agus Syahdeman Ajukan Gugatan ke Bawaslu Kabupaten Solok

Kendati demikian, Agus Syahdeman tetap mendorong Desra Ediwan untuk tetap maju di Pilkada Kabupaten Solok 2020. Ditegaskan kembali, hubungannya dengan Desra Ediwan tetap baik kendati berpisah.

Namun dirinya tidak menampik, jika memang diamanahkan oleh Demokrat untuk maju, tidak tertutup kemungkinan dirinya juga maju dengan kandidat lainnya.

baca juga: Minus Iriadi - Agus, KPU Tetapkan Tiga Paslon di Pilkada Solok 2020

"Secara pribadi, tidak ada persoalan antara Agus Syahdeman dengan Desra Ediwan. Kita hanya karer partai yang harus selalu siap dengan keputusan partai," tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Desra Ediwan mengaku memang sedikit terkejut mendengar kabar mundurnya Agus Syahdeman dari komitmen berpasangan di Pilkada 2020 nanti.

Menurutnya, sepanjang ini tidak ada persoalan antara dirinya dengan Agus Syahdeman, namun demikian, dirinya sangat menghargai keputusan Uncu (Panggilan Agus Syahdeman).

"Kami berdua tidak ada masalah, namun kalau memang ada tekanan dari partai, itu memang di luar kehendak bersama. Tapi intinya tidak ada persoalan antara kami berdua. Dulu Agus Syahdeman datang baik-baik dan saat ini pamit baik-baik," terangnya.

Pasca resmi berpisah, Desra mengaku dirinya akan tetap maju dalam kontestasi Pilkada 2020. Dalam waktu dekat, tentu akan membangun komunikasi dengan bakal kandidat lain. Memang ada sejumlah kandidat yang memberikan sinyal kuat untuk berpasangan dengan Desra.

Target utama Desra memang mencari pasangan di daerah tengah, apalagi, di kawasan tengah belum nampak muncul adanya bakal calon Bupati. Ada sekitar lima nama yang berpotensi mendampingi Desra.

Di balik berbagai dinamika tersebut, Desra Ediwan memang menjadi salah satu kandidat yang sangat diperhitungkan oleh kandidat lain. Tak ayal, ada upaya-upaya untuk menjegal Desra.

Selain itu, koalisi partai di Pilgub Sumbar cukup cukup berimbas di daerah. Apalagi Demokrat di Pilgub Sumbar berkoalisi dengan PAN, ada indikasi Demokrat Kabupaten Solok bakal mendukung Epyardi Asda, yang berujung bercerainya Desra dan Agus Syahdeman.

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi