Diluncurkan Kemendes, Pessel Kini Miliki Tiga Kampus Nagari

Peluncuran 15 KoBeDa Kampus Nagari secara Virtual oleh Kementerian Desa di Pessel
Peluncuran 15 KoBeDa Kampus Nagari secara Virtual oleh Kementerian Desa di Pessel (Dok. Humas Pemkab Pessel)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Tiga kelompok belajar daring (KoBeDa) kampus nagari di Kabupate n Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat dilincurkan secara resmi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Senin Agustus 2020.

Peluncuran kemarin dilakukan secara virtual staf khusus Menteri, Nasrun Anhar bersamaan dengan 13 KoBeDa Kampus Nagari lain di Sumbar. Di mana program ini digagas Unand Padang dengan pemerintah nagari yang ada di Sumbar, termasuk Pessel .

baca juga: TMMD 109 di Pessel, Para Personel TNI Tak Tinggal Bersama Orang Tua Angkat

"Ketiga kampus nagari di Pesisir Selatan berada di Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Nagari Pasir Binjai dan Sungai Pulai, Kecamatan Silaut," ungkap Bupati Pessel , Hendrajoni usai mengikuti peluncuran kampus nagari secara virtual.

Diketahui, kampus nagari merupakan kelompok belajar daring yang terdiri dari mahasiswa yang ada di satu nagari . Disebut kampus nagari karena tempat dan akses internetnya disediakan oleh pemerintah nagari secara cuma cuma.

baca juga: Mahasiswa Baru UMMY Solok Ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus

Kedepan, Hendrajoni mengupayakan agar seluruh nagari di daerah setempat memiliki kampus nagari dengan terus melengkapi sarana dan prasarana pendukung. "Pembentukan kampus nagari saat ini hingga beberapa waktu kedepan sangat dibutuhkan mengingat tidak ada kepastian kapan berakhirnya wabah COVID-19," ungkapnya.

"Khusus di tiga nagari di Pesisir Selatan yang telah ada kampus nagari terdapat lebih kurang 100 mahasiswa dan dengan mereka memanfaatkan kampus nagari, tentu para orang tua akan terbantu perihal biaya pembelian paket internet," terangnya.

baca juga: Karena Capaian Ini, Partai Golkar Usung Pasangan Sutan Riska - Dasril Panin di Pilkada Dharmasraya.

Sementara itu, Wakil Direktur Nagari Development Center (NDC) Universitas Andalas (Unand), Dr. Ir. Feri Arlius, menyebut pembentukan kampus nagari berawal dari keprihatinan tidak bisa digelarnya perkuliahan tatap muka akibat COVID-19.

Berawal dari sana muncul gagasan untuk mendirikan kampus nagari yang diyakini dapat menunjang proses perkuliahan dengan biaya murah dan efektif. Karena, selain memudahkan mahasiswa, keberadaan kampus nagari juga memiliki beberapa manfaat seperti membantu nagari keluar dari status keterisoliran.

baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Nyaris 1 Ton Ganja

"Saat ini sudah ada 1.184 mahasiswa yang belajar di 15 kampus nagari," terangnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri