Warga Acuh dengan Protokol Kesehatan COVID-19, Wako Payakumbuh Ingatkan Hal Ini

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi.
Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Wali Kota Payakumbuh , Riza Falepi kembali mengingatkan warganya untuk benar-benar memperhatikan protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

Dikatakannya, sikap acuh tak acuh warga terhadap protokol kesehatan tidak bisa dibiarkan karena pandemi virus Corona atau COVID-19 belum berakhir.

baca juga: Sebanyak Empat Personel Polres Payakumbuh Positif COVID-19 Setelah Berkegiatan Padang

Selaku Ketua Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 di Payakumbuh , ia senantiasa mengingatkan jajarannya untuk tidak pernah berhenti melakukan edukasi dan sosialisasi terhadap warga terkait bahaya yang masih mengintai.

"Jangan ada tangis warga akibat terpapar Covid-19 di Payakumbuh ," tegas walikota.

baca juga: Riza Falepi Ingatkan ASN Pemko Payakumbuh untuk Jaga Netralitas di Pilkada

Dikatakan, berdasarkan data Gugus Tugas Provinsi Sumatera Barat, grafik kasus positif kembali mengalami peningkatan, pada 31 Juli 2020 lalu tercatat 41 orang terkonfirmasi positif. Selanjutnya, Senin (3/8) tercatat tambahan 15 pasien positif baru dan untuk Selasa (4/8) dilaporkan 14 kasus positif baru.

Kondisi itu diakui Riza membuatnya khawatir terhadap keselamatan warga yang dipimpinnya. Karena itu, ia meminta Sekdako Rida Ananda agar memeerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut berperan melakukan edukasi terkait COVID-19. Tempat-tempat pelayanan publik, harus diawasi secara ketat dalam penerapan protokol kesehatan.

baca juga: Baliho Paslon Pilkada Sudah Bertebaran, Bawaslu Sumbar: Itu Bukan APK Resmi dan Akan Ditertibkan

"Begitu juga di tempat keramaian lainnya, seperti pusat perbelanjaan di Pasar Ibuah, pasar bertingkat, pasar modern, supermarket dan di objek wisata, juga harus diperketat pemakaian protokol kesehatan COVID-19 ini," katanya.

Pantuan KLIKPOSITIF di pasar Kota Payakumbuh , Selasa (4/8) siang memang terlihat beberapa pengunjung pasar yang tidak menggunakan masker. Beberapa warga juga terlihat tidak begitu memperhatikan penjagaan jarak, yaitu 1-2 Meter sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.

baca juga: Update COVID-19 di Lima Puluh Kota, 11 Sembuh dan 6 Positif

Sementara itu, Rida Ananda menjelaskan, demi mencegah adanya klaster baru penyebaran COVID-19 di Kota Payakumbuh , wali kota telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mewajibkan seluruh ASN yang melakukan perjalanan dinas ke luar daerah apalagi ke zona merah untuk melakukan swab test.

"Perjalanan dinas yang diperbolehkan adalah yang urgent atau memang yang penting sekali, setelah itu pelaku perjalanan dinas harus diswab dan lakukan isolasi mandiri dulu," jelasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat