Kasus Meningkat, Wagub: Keluar Masuk Sumbar Harus Kantongi Surat Aman COVID-19

Wagub Sumbar Nasrul Abit
Wagub Sumbar Nasrul Abit (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Beberapa hari belakangan kasus positif di Sumatera Barat (Sumbar) meningkat tajam. Muncul klaster dari tempat kerja yang didominasi ASN, tenaga kesehatan, pegawai BUMD, BUMN dan kampus positif COVID-19.

Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah setempat langsung mengeluarkan aturan untuk wajib swab bagi ASN dari luar daerah.

baca juga: Google Maps Ciptakan Fitur Baru Tampilkan Informasi Seputar COVID-19

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menegaskan, sebagai syarat orang keluar masuk Sumbar harus melakukan cek kesehatan aman COVID-19.

Cek kesehatan bisa melalui pemeriksaan kesehatan rapit test dan swab agar diketahui siapa saja orang yang berpotensi menyebarkan virus, selain itu juga agar cepat dilakukan tindakan penanganan kasus COVID-19.

baca juga: Perbincangan Presiden Jokowi dengan Dokter Paru Terpapar COVID-19

"Perlu pengawasan ketat bagi orang masuk dan keluar. Kemarin saya ke Bandara Internasional Minangkabau untuk memastikan pengawasan berjalan. Jika ditemukan yang mencurigakan memiliki suhu 38 derajat Celsius atau reaktif akan di swab, ketika dinyatakan reaktif maka dilakukan swab dan yang bersangkutan tidak boleh pergi dulu sekira hasilnya positif COVID-19 dan dikarantina," terangnya, Selasa, 4 Agustus 2020.

Menurut Nasrul Abit perlu dilakukan skrening dipintu keberangkatan BIM dengan persyaratan penumpang wajib memakai masker, membawa KTP, melakukan pendaftaran Rapid Test, penumpang menunggu panggilan pemeriksaan, dan menunggu hasil 30 menit lebih kurang, tetap jaga jarak, physical distancing selama dilakukan Rapid Test sesuai protokol kesehatan.

baca juga: Hari Ini, Pessel Tambah Empat Kasus Positif COVID-19

"Pelaksanaan pengawasan kesehatan ini tidak ada pengecualian setiap orang, "saya sendiri harus ikut rapid test sebelum berangkat ke Mentawai, sebagai syarat tidak terwabah virus corona untuk melakukan tugas keluar daerah baik antar kabupaten maupun antar provinsi," tegasnya.

Nasrul Abit meminta kepada penumpang pesawat baik yang pergi maupun yang pulang untuk mematuhi protokol kesehatan.

baca juga: Ini Persyaratan Jika Ingin Pindahkan Jenazah COVID-19

"Untuk itu masyarakat kita yang ingin naik pesawat dan turun pesawat harus harus mematuhi protokol kesehatan, mari kita bekerjasama dengan sebaik-baiknya dan hindari dari pada COVID-19. Kita meminta kesadaran seluruh masyarakat komponen daerah Sumbar serta mari sama-sama kita menjaga kesehatan dengan cara tetap semangat dan produktif aman COVID-19," tukasnya. (*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir