Pusat Terus Kebut Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang

Pelabuhan Teluk Tapang
Pelabuhan Teluk Tapang (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Keberadaan pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat, sangat penting dengan dukungan pembangunan jalan penghubung dan infrastruktur darat. Potensi alam yang melimpah disekitarnya seperti biji besi dan kelapa sawit serta ikan yang berlimpah.

"Alhamdulillah, semua yang kita ajukan disetujui oleh Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi dan beberapa Kementerian lainnya, yaitu Kementerian PUPR dan Perhubungan, semoga pembangunan pelabuhan ini bisa terus dilanjutkan hingga selasai," ujar Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Rabu, 5 Agustus 2020.

baca juga: Naik Status, Teluk Tapang Jadi Pelabuhan Pengumpul

Wagub menyampaikan, direncanakan penyaluran listrik dan air bersih dari kementerian ESDM. Apalagi saat ini bangunan fisik pelabuhan sudah rampung. Tinggal akses jalan atau transportasi darat yang belum selesai.

"Untuk itu perlu infrastruktut jalan menuju pelabuhan. Ada sekitar 43 kilometer dengan membutuhkan biaya sekitar Rp400 miliar lebih untuk merampungkan jalan dan 13 jembatan. Dengan dukungan pemerintah pusat, Insyaallah dapat membantu menumbuhkan perekonomian Sumbar, terkhusus untuk Kabupaten Pasaman Barat," ungkapnya.

baca juga: Wagub: Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 1,2 Triliun untuk Pembangunan Sumbar

Menurutnya, dioperasikannya Teluk Tapang ini maka CPO disekitar Pasaman Barat tidak perlu lagi dilayani di Pelabuhan Teluk Bayur tapi cukup dilayani di Teluk Tapang .

"Nantinya semua hasil-hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan potensi ekonomi lainnya di Sumbar bisa disalurkan melalui pelabuhan Teluk Tapang , termasuk untuk ekspor ke negara tetangga lewat transporasi laut," terangnya.

baca juga: Pelabuhan Teluk Tapang Dipusaran Hutan Lindung, Dishut Sumbar Siap Alih Fungsi Lahan

Sementara itu, Deputi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin menyebutkan, pemerintah perlu melakukan pembangunan jalan penghubung dan infrastruktur sisi darat, termasuk di Pelabuhan Teluk Tapang , di Kabupaten Pasaman Barat.

"Dengan adanya progres lanjutan pembangunan pengoperasian Teluk Tapang maka Pasaman Barat akan terbuka dan akan menghidupkan ekonomi masyarakat," sebutnya.

baca juga: Belum Beroperasi, Pelabuhan Berskala Internasional di Pasbar Butuh Infrastruktur Penunjang

Pembangunan infrastruktur daerah Pelabuhan teluk Tapang ini telah berjalan beberapa proses dimulai dari penyusunan Fisibiliti Study (FS), Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) berikut perubahannya. 2020 ini akan dilakukan penyusunan DED oleh Kemenhub yang diharapkan selesai pada Agustus mendatang.

Selain itu, dalam pembangunan infrastruktur sisi darat ini juga masih ada beberapa progres yaitu proses peralihan IPPKH dari Pemkab Pasaman Barat ke Kemenhub, melalui Kemen LHK serta pengalihan Pemilik/Pengelola AMDAL dari Pemprov Sumbar ke Kemenhub.

"Bagaimanapun progres ini dari Kemenhub, KemenPUPR, KemenLHK dan K/L lain dalam perbaikan jalan, perbaikan pelabuhan/ dermaga ini diselesaikan, tentunya di bawah Koordinasi Kemenko Marves. Kami akan mengawal semua kebijakan tersebut agar bergerak cepat dan operasionalnya maksimal," tegasnya.

Editor: Joni Abdul Kasir