Opersi Patuh Singgalang 2020 Selesai Digelar, Jumlah Pelanggaran di Kota Pariaman Mengejutkan

IPDA Jhoni A.P saat memberikan keterangan
IPDA Jhoni A.P saat memberikan keterangan (Rehasa/KLIKPOSITIF)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF - Operasi Patuh Singgalang 2020 telah selesai di Kota Pariaman pada Rabu (6/8/2020) dengan jumlah tilang sebanyak 182 dan teguran sebanyak 285.

Kasat Lantas Polres Kota Pariaman Iptu Muh. Sugindo melalui Kanit Turjawali IpdaJhoni A.P menjelaskan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya jumlah surat tilang yang dikeluarkan dalam operasi kali ini jauh lebih sedikit.

baca juga: Meriahkan HUT Pariaman, Pemko Gelar Lomba Foto

"Jumlah tilang sebanyak 182 dan teguran sebanyak 285. Tilang kali ini jauh lebih sedikit ketimbang tahun 2019," jelas IPDA Jhoni A.P, Kamis 6 Agustus 2020.

Lebih lanjut IPDA Jhoni menuturkan, tahun 2019 jumlah tilang sebanyak 618 sementara untuk teguran sebanyak 140. Tahun 2020 tilang sebanyak 182 dan teguran sebanyak 285.

baca juga: Bank Nagari Bantu Rp175 Juta Untuk Mempercantik Objek Wisata Talao Pauh Pariaman

"Jauh perbandingannya, barangkali ini juga imbas dari pandemi COVID-19," sebut IPDA Jhoni.

Dikatakannya juga, untuk pengemudi yang tidak dapat menunjukkan surat kendaraan berjumlah sebanyak 133.

baca juga: Cegah Covid-19, Desa Tungkal Selatan Bagikan Masker Bagi Masyarakat

"Pengemudi yang tidak menggunakan helm sebanyak 10 pelanggaran. Ada juga pengendara yang berusia di bawah umur sebanyak 12 pelanggaran," sebut Ipda Jhoni.

Diketahui juga darinya, pelanggaran rambu lalulintas sebanyak 3, melawan harus 7, berpenumpang lebih sebanyak 11, tanpa sabuk 2 dan menggunakan telpom sambil berkendaraan 3.

baca juga: Genius Umar Gelar Rapat Tanggap Cepat Penanganan Covid di Kota Pariaman

"Untuk kecelakaan pada operasi sekarang berjumlah 1 sementara pada tahun sebelumnya sebanyak 6," jelasnya.

Menurutnya, untuk volume kendaraan dalam operasi saat ini jauh menurun. Dugaannya perihal itu karena wabah pandemi. Begitupun saat Idul Adha, volume kendaraan tidak begitu banyak.

"Perihal pandemi ini juga menjadi fokus kami dalam melaksanakan giat. Mengedepankan protokol kesehatan dan pendekatan humanis," sebutnya.

Diketahui juga dari Ipda Jhoni, selama operasi patuh yang baru saja selesai digelar tidak ada pelanggaran berat yang terjadi.

Penulis: Rehasa | Editor: Rezka Delpiera