24 Orang di Pessel Kontak dengan Pasien Kluster Bank Nagari Padang, Salah Satunya Guru

SMKN 1 Sutera
SMKN 1 Sutera (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Dari 24 warga Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat yang dikarantina akibat kontak erat dengan pasien kluster Bank Nagari Padang, satu di antaranya merupakan guru di SMKN 1 Sutera.

Informasi itu diperoleh dari keterangan Kepala Sekolah SMKN 1 Sutera, Lili Suryati. Ia mengatakan, seorang guru yang diketahui kontak langsung merupakan istri dari pasien positif berinisial W.

baca juga: Peneliti Nara Medical University Jepang Sebut Teh Dapat Melindungi Seseorang dari COVID-19

Kekinian, W diketahui merupakan pasien positif dari kluster Bank Nagari Padang yang berprofesi sebagai scurity.

"Iya, yang bersangkutan tersebut kontak langsung dengan pasien, sebelum diketahui pasien dinyatakan positif tanggal 2 Agustus lalu," ungkapnya pada KLIKPOSITIF , Kamis 6 Juli 2020.

baca juga: Siapkan Lulusan Handal, SMKN 1 Sutera dan Bank Nagari Cabang Painan Jalin Kerja Sama

Sejauh itu, berdasarkan anjuran Dinas Kesehatan, pihaknya juga menginstruksikan sejumlah guru-guru yang diduga kontak langsung dengan istri dari W juga melakukan isolasi.

"Selanjutnya, kami akan menunggu hasil swab yang bersangkutan, untuk dapat mengambil keputusan selanjutnya terhadap tracing selama yang dilakukan di sekolah," terangnya.

baca juga: 24 Warga Solok Positif Covid-19, 11 Diantaranya Anggota KPPS

"Kami berserta majelis guru juga melakukan isolasi mandiri atas inisiatif, dan saran dari Kacabdin Wilayah VII serta Puskesmas Sutera, sebagai antisipasi penyebaran COVID," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 24 orang warga Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat menjalani karantina COVID-19, karena terkonfirmasi kontak erat dengan pasien positif COVID-19 kluster Bank Nagari Cabang Padang.

baca juga: KPU Akan Datangi Pasien Covid untuk Pilkada, Ahli Sebut Memperburuk Keadaan

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Pessel , Rinaldi mengungkapkan, dari ke 24 orang tersebut, saat ini sebanyak 23 orang menjalani karantina di Rusunawa Painan, dan satunya lagi menjalani isolasi mandiri sesuai permintaan yang bersangkutan.

Ia menjelaskan, 24 warga tersebut dikarantina menjelang hasil sampel swab yang diambil diumumkan. Ke 24 mereka terkonfirmasi kontak erat dengan pasien kluster Bank Nagari Cabang Padang, setelah pasien sempat pulang tanggal 30 dan 31 Juli 2020 lalu.

"Pasien tersebut dinyatakan positif tanggal 2 Agustus kemarin, dan tercatat sebagai kasus positif Kota Padang, kini sudah menjalani karantina di BPSDM Padang Besi," ungkapnya melalui siaran pers yang dibagikan, Kamis 6 Agustus 2020.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Rezka Delpiera