Ada yang Protes Terkait Diperpanjangnya Masa Belajar Siswa di Rumah, Ini Jawaban Wako Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi (kanan).
Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi (kanan). (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Diperpanjangnya masa belajar di rumah karena pandemi virus Corona atau COVID-19 diakui Wali Kota Payakumbuh , Riza Falepi memunculkan protes dari sejumlah kalangan yang menilai kebijakannya tersebut tidak tepat.

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh disebut Riza tak ingin buru-buru dalam mengambil keputusan dengan menggelar kembali kegiatan belajar siswa di sekolah.

baca juga: Angka Positif COVID-19 di Payakumbuh Terus Naik, Dalam Dua Hari Bertambah 10 Kasus

"Banyak yang protes (terkait sekolah). Tapi kita harus lihat dari sisi keselamatan. Dilihat baik buruknya, dipelajari, baru kemudian berkomentar," kata Riza, beberapa waktu lalu.

Riza tak memungkiri, dengan tidak dlaksanakannya kegiatan belajar di sekolah ada saja siswa yang kemudian justru berkeliaran dan tidak mengikuti anjuran untuk belajar di rumah.

baca juga: Ikut Panen Cabai, Wawako Payakumbuh Ajak Generasi Muda untuk Tidak Gengsi Jadi Petani

"Ya kalau berkeliaran itu tanggung jawab orangtua membina, masa pembinaan diserahkan kepada ibu guru, itu tidak benar," katanya.

Menurut Riza, memang ada beberapa daerah lain yang mengambil keputusan untuk memulai kembali proses belajar mengajar di sekolah. Namun dari informasi yang didapatnya, hal itu juga belum maksimal karena masih ada sebagian orangtua yang takut.

baca juga: Ribuan Keluarga di Payakumbuh Terima Bansos Beras PKH

"Jadi kalau ada yang bertanya, tempat lain kenapa boleh pak? Ya jangan itu yang dipertanyakan, kita harus menomorsatukan keselamatan," katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Agustion sempat menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan skema terbaik sebelum kegiatan belajar mengajar siswa dikembalikan ke sekolah.

baca juga: Ratusan Warga Binaan Lapas Kelas II B Payakumbuh Belum Masuk DPS Pilkada

"Kami menyusun sistem sif yang nanti dioptimalkan ketika PBM tatap muka kembali dilaksanakan," katanya. (*)

Editor: Taufik Hidayat