Pencari Kerja di Pariaman Meningkat

Warga mengurus kartu pencari kerja
Warga mengurus kartu pencari kerja (rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Jumlah pencari kerja di kota Pariaman , Sumbar , per Januari hingga Agustus 2020 meningkat. Peningkatan terjadi jauh berbanding dengan bulan yang sama pada tahun 2019.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Alifan Harun mengatakan terkait itu. Dia menjelaskan banyaknya pencari kerja lantaran lowongan kesempatan kerja banyak dibuka.

baca juga: Plt. Kabag Umum Setda Solsel Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Untuk tahun ini pencari kerja yang terdaftar atau telah mengurus Kartu Pencari Kerja (KPK) meningkat jika dibandingkan data tahun 2019. Ini karena lowongan banyak dibuka," ungkap Alfian Harun, Jumat 7 Agustus 2020.

Lebih lanjut Alfian menuturkan, pihaknya mencatat sebanyak 500 lebih orang pencari kerja dan telah mempunyai KPK.

baca juga: TPU Bungus Masih Mampu Menampung 500 Jenazah Covid-19

"Sementara itu pada 2019 hanya sebanyak 300 orang," ulas Alfian.

Dikatakannya juga, saat ini kesadaran masyarakat terkait mengurus KPK sudah mulai tinggi sebab setiap lowongan pekerjaan juga harus melampirkan kartu tersebut.

baca juga: 15 Warga Tanah Datar Sembuh COVID-19, Terkonfirmasi Positif 182 Orang

"Tapi tidak tahun kemarin atau sebelumnya. Tahun lalu tidakpun memiliki kartu pencari kerja orang masih bisa masukan lowongan," sebut Alfian.

Dia juga mengatakan, rata-rata yang mengurus kartu itu terdiri dari mahasiswa yang sedang kuliah. "Namun mereka berhenti kuliah dan menggunakan ijazah SMA untuk melamar kerja. Seperti lowongan yang dibuka oleh bank," jelas Alfian.

baca juga: Dapat Nomor Urut 3, Desra : Kami Maju Untuk Menang

Untuk masyarakat yang ingin mengurus kartu pencari kerja, cukup dengan foto kopi KTP, Ijazah terakhir, mengisi formulir dan wawancara.

Sementara itu, Alfian juga mengulas, pandemi COVID-19 tidak memengaruhi angka pencari kerja di kota itu lantaran usaha yang paling banyak berkembang adalah usaha rumahan, bukan pabrik besar.

Penulis: Rehasa | Editor: Ramadhani