Kapan SMA di Payakumbuh, Lima Puluh Kota, dan Tanah Datar Kembali Dibuka, Ini Jawaban Kacabdin Wilayah 4 Sumbar

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Empat Sumatera Barat, Asricun.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Empat Sumatera Barat, Asricun. (Ade Suhendra/KLIKPOSITIF)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Empat Sumatera Barat, Asricun mengungkapkan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan jajaran kepala dinas di tiga daerah, yaitu Kota Payakumbuh , Kabupaten Lima Puluh Kota , dan Tanah Datar untuk mendiskusikan rencana pelaksanaan sekolah tatap muka pada di masing-masing Sekolah Menengah Atas ( SMA ) atau sederajat pada tiga daerah yang masuk dalam wilayah kerjanya tersebut.

Meski secara prinsip pembelajaran tatap muka pada kondisi khusus sudah diizinkan oleh Mndikbud tapi sesuai denagn arahan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, pihaknya akan mengikuti keputusan masing-masing kepala daerah.

baca juga: Masyarakat Payakumbuh Makin Antusias Bersepeda, Pemko Siapkan Tempat Parkir Khusus

"Proses belajar mengajar dengan cara tatap muka di sekolah akan kami lakukan kembali apabila sudah ada surat dari kepala daerah," kata Asricun, Senin (10/8).

Dikatakannya, diantara yang mungkin dilakukan adalah mengkombinasikan belajar tatap muka dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), baik melalui dalam jaringan (daring) ataupun luar jaringan (luring).

baca juga: Pemko Payakumbuh Lakukan Seleksi Terbuka untuk Tiga Jabatan Kepala OPD

"Karena isi satu kelas itu kan maksimal 18 orang, maka pengaturan shift untuk setiap tingkat kelas yang pengaturan ditetapkan oleh satuan pendidikan," sebutnya.

Untuk sekolah-sekolah tingkat SMA sederajat di wilayah kerjanya, Asricun menilai bahwa prasarana minimal yang dibutuhkan untuk protokol kesehatan COVID-19 sudah terpenuhi.

baca juga: Ekonomi Sumbar Triwulan II Minus, Pemko Payakumbuh Optimistis Perekonomian di Dearahnya Tetap Tumbuh

"Ya diperlukan lagi itu adalah penyegaran kepada guru oleh dinas kesehatan tentang penanganan COVID-19. Ini akan segera dilakukan apabila pembelajaran tatap muka dilaksanakan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lareh Sago Halaban Arizon mengatakan sekolahnya sudah menyiapkan segala sesuatu hal yang dibutuhkan apabila nantinya dilaksanakan pembelajaran tatap muka.

baca juga: Tidak Sesuai Aturan, Bawaslu Lima Puluh Kota Hentikan Dua Kampanye Calon Kada

"Kami sudah menyiapkan alat untuk pengecekan suhu tempat cuci tangan dan lainnya sudah disiapkan. InsyaAllah kami siap apabila telah diputuskan pembelajaran tatap muka," kata dia. (*)

Editor: Taufik Hidayat