Peredaran 102 Kilogram Ganja Digagalkan di Pasaman, Polisi Sita Air Softgun

Pelaku dan Barang bukti sebanyak 102 paket besar ganja kering yang telah diamankan di Mako Polres Pasaman
Pelaku dan Barang bukti sebanyak 102 paket besar ganja kering yang telah diamankan di Mako Polres Pasaman (Istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF - Polisi Resort Pasaman , Sumatera Barat menangkap dua pelaku terkait penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Dari penangkapan itu polisi menyita 102 paket besar (102 kilogram) ganja kering.

"Kita meringkus dua orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi," sebut Kepala Polisi Resort Pasaman , AKBP Hendri Yahya, Rabu (10/8/2020).

baca juga: Polres Pariaman Bekuk Seorang Pria Diduga Pengedar Narkoba

Ia mengatakan kedua tersangka itu masing-masing berinisial RTF (21) warga Pasar Pagi Birugo Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi dan MF (20) warga Kabupaten Agam.

Mereka diringkus polisi di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi tepatnya di Pasar Salibawan, Jorong IV Salibawan, Kenagarian Sundatar, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman .

baca juga: Kabur ke Belakang Rumah, Bandar Sabu di Solok Berhasil Diringkus Polisi

"Dari penangkapan terhadap kedua tersangka kita berhasil menggagalkan sebanyak 102 paket besar ganja kering yang dimasukkan kedalam lima karung goni plastik," katanya.

Selain mangamankan 102 paket besar ganja kering lanjut Kapolres AKBP Hendri Yahya, pihaknya turut mengamankan satu unit mobil merek Toyota Avanza warna silver dengan Nomor Polisi B 1809 EOJ.

baca juga: Pilkada Pasbar, Koalisi Parpol Pengusung Erick - Syawal Rampungkan Struktur Tim Pemenangan

Dijelaskan Kapolres, penangkapan itu berawal dari informasi yang didapat saat KBO Satresnarkoba menginformasikan kepada anggota Satresnarkoba yang sedang melakukan patroli pada Senin (10/8/2020) sekira pukul 06.00 WIB, bahwa ada dua unit mobil terlibat kecelakaan.

Kemudian dari dua unit mobil yang terlibat kecelakaan tersebut, salah satunya mobil yakni merek toyota Avanza warna silver dengan nomor polisi B 1809 EOJ dengan muatan lima buah karung goni plastik.

baca juga: Di Lampu Merah, Tim Gagak Hitam Satresnarkoba Payakumbuh Amankan Pelaku Sabu dan Ekstasi

Dengan kondisi itu, petugas lalu merasa curiga karena penumpang mobil tidak ditemukan dan ditambah keterangan dari masyarakat ada dua orang melarikan diri setelah kecelakaan.

Selanjutnya, KBO Satresnarkoba beserta anggota melakukan pemeriksaan mobil dan mengecek isi karung goni plastik tersebut yang disaksikan oleh kepala Jorong setempat dan warga masyarakat.

"Saat diperiksa ditemukan paket-paket besar narkotika jenis ganja kering yang dibalut dengan lakban warna coklat. Kemudian anggota kita melakukan pencarian terhadap pemilik barang haram tersebut," terangnya.

Sejam kemudian sekira pukul 07.00 WIB hasil pengintaian, melihat ada 2 sepeda motor dengan masing-masing orang 1 pengemudi dengan gelagat yang mencurigakan, kemudian polisi mengikuti kemana arah laju tujuan sepeda motor tersebut.

Pada pukul 08.45 wib anggota Satresnarkoba yang mengintai melihat dua unit sepeda motor tadi, telah membonceng masing-masing satu orang penumpang di Kenagarian Sundatar dengan jarak sekira 2 kilometer dari jarak ditemukannya mobil yang membawa narkotika jenis ganja kering ini.

"Anggota kita langsung melakukan pengejaran terhadap dua unit sepeda motor ini. Sesampai di depan SPBU Pertamina Sawah Panjang Lubuk Sikaping mereka diberhentikan paksa," tuturnya.

Kata dia, saat diberhentikan paksa dapat diamankan 2 orang, namun 1 sepeda motor lagi kabur dengan menerobos brikade polisi. Sehingga dilakukan pengejaran dan sekira jarak 2 kilometer. Akhirnya 1 unit sepeda motor tersebut dapat dihentikan dan mengamankan 2 orang lagi.

Dari salah satu orang yang diamankan ini, tersangka RTF ditemukan sedang membawa senjata api jenis Air Softgun merek P.BARETTA beserta amunisi 1 butir.

"Pengakuan dari 2 orang, mereka yang membawa narkotika diduga jenis ganja kering sebanyak 102 paket besar dari Kabupaten Madina, Sumut," katanya.

Sedangkan 2 orang lagi hanya disuruh untuk menjempt dengan alasan karena kecelakaan.

Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Pasaman guna untuk penyidikan lebih lanjut.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera