Kata Penasehat Hukum Indra Catri Terkait Penetapan Tersangka

Bupati Agam Indra Catri
Bupati Agam Indra Catri (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Penasehat Hukum Indra Catri, Rianda Sepriasa mengatakan, pihaknya sudah mengetahui penetapan tersangka atas kliennya dan Sekda Kabupaten Agam , Martias Wanto.

"Namun kami belum bisa mengambi langkah apapun karena pemberitahuan tersangka ini cukup mendadak," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Selasa (11/8/2020).

baca juga: Geger di Batipuh Tanah Datar, Seorang Nenek Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Rianda mengaku, surat penetapan tersangka dikirim oleh Polda Sumbar kepada Martias Wanto pada Senin (10/8/2020) sore kemarin. Rianda menambahkan, pihaknya menghargai proses hukum yang tengah berjalan di Polda Sumbar. Namun soal tindakan apa yang harus dilakukan, ia belum bisa memutuskan. Pasalnya perlu berembuk terlebih dahulu dengan Indra Catri dan Matthias Wanto.

"Terkait apa langkah yang akan kami ambil setelah ini. Karena pak bupati masih berada di Jakarta, kami menunggu kepulangan pak Bupati dulu. Beliau juga belum melihat surat penetapan tersangka. Hanya pak Martias yang sudah melihat," katanya.

baca juga: Agam Tambah 21 Pasien COVID Hari Ini

Menurutnya, penetapan tersangka kepada Indra Cari masih dalam tanda tanya. Dua alat bukti atau lebih yang menjadi dasar bagi penyidik Polda Sumbar untuk menetapkan Indra Catri sebagai tersangka belum diketahui.

"Sekarang kami tidak tahu apa alat bukti yang menjadi dasar penyidik menetapkan pak bupati dan sekdakab sebagai tersangka. Setelah tahu alat buktinya apa, mungkin kami tahu apa langkah yang akan diambil," katanya.

baca juga: Sampel Banyak Menumpuk, Hasil Swab Pasien di Agam Lama Menunggu

Diketahui, Indra Catri ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat tap/33/VII/Reg 2.5/2020 /Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020. Sementara Martias Wanto berdasarkan berdasarkan surat tap/32/VII/Reg 2.5/2020 /Ditreskrimsus tanggal 10 Agustus 2020.

Editor: Muhammad Haikal