Sekda Sumbar: LGBT, Stunting dan COVID-19 Bisa Dijadikan Program PKK!

Sekdaprov Sumbar Drs. Alwis saat menyerahkan piagam penghargaan kepada PKK berprestasi
Sekdaprov Sumbar Drs. Alwis saat menyerahkan piagam penghargaan kepada PKK berprestasi (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Drs. Alwis menyampaikan, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( PKK ) perlu beradaptasi agar program bersentuhan dengan masyarakat.

Seperti yang dialami Sumbar saat ini, PKK perlu menangani langsung persoalan LGBT , Stunting dan COVID-19.

baca juga: Hari Ini 78 Warga Tanah Datar Terpapar Corona, 12 Orang Diantaranya Klaster Rutan Batusangkar

Hal itu disampaikan Alwis saat membuka acara Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-48 Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020, serta Penetapan Pemenang Lomba Pelaksana Terbaik Kegiatan Gerak PKK ditingkat Provinsi Sumbar Tahun 2020. di Auditorium Gubernur Selasa, (11/8).

"Perlu menciptakan perubahan yang adaptif dan responsif terhadap tuntutan dan kebutuhan masyarakat dalam pemberdayaan keluarga dalam arti luas, sehingga kedepannya program kegiatan yang dilaksanakan oleh PKK tidak lagi bersifat monoton dan seremonial," ujarnya.

baca juga: Hari Ini 24 Warga Agam Sembuh COVID-19

Permasalahan-permasalahan tersebut, lanjut Alwis , hendaknya menjadi pemicu dan pemacu semangat kerja kader PKK untuk meningkatkan mencermati serta menyikapi hal tersebut.

"Untuk PKK beserta mintra kerjanya agar dapat mengarahkan program dan kegaiatanya untuk mengantisipasi masalah-masalah tersebut", harapnya.

baca juga: Pemprov Minta Tambahan Obat, Ventilator dan Vaksin ke Pemerintah Pusat

Alwis mengatakan Pemprov Sumbar memiliki kepentingan dan perhatian yang sangat besar dalam memfasilitasi dan mendorong gerakan PKK agar tumbuh dan berkembang. Sehingga mampu memberikan kontribusi dalam mensukseskan program dan pembangunan di Sumbar.

"Kita menyadari bahwa tidak semua program dan kegitan yang telah ditetapkan akan dapat dilaksanakan oleh aparat pemerintah daerah sendiri," katanya.

baca juga: Andre Rosiade: Jangan Takut, Stok Vaksin Covid-19 Aman

Dalam rangka untuk memberi motivasi serta meningkatkan pelaksanaan gerakan PKK di Sumbar telah dilaksanakan penilaian gerakan PKK tahun 2020. Dari tanggal 5 Maret sampai 23 Maret dilanjutkan tanggal 3 Agustus hingga 7 Agustus 2020, pada 15 kabupaten/kota se Sumatera Barat.

Pada kesempatan itu Sekdaprov juga menyampaikan, berdasarkan hasil penilaian maka ditetapkan pelaksanaan terbaik kegiatan gerakan PKK 5 (lima) jenis kegiatan seperti, lomba tertib administrasi PKK , lomba pola asuh anak dan remaja, lomba kelompok UP2 K PKK , Lomba hatinya PKK dan lomba pelaksanaan IBA Test.

"Hal ini tentu sesuai dengan tema peringatan hari kesatuan gerak PKK ke-48 yaitu gerakan PKK untuk Indonesia maju, yang harus menetapkan meningkatkan strategi agar lebih meningkatkan pemberdayaan kelurga sesuai dengan rohnya," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir