Lolos Saat Penangkapan Pengedar Sabu, TM Kini Jadi Buronan Polisi Pariaman

Istri dan rekan pengedar yang tertangkap
Istri dan rekan pengedar yang tertangkap (Rehasa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF - Sudah satu pekan lamanya, pencarian seorang pengedar narkotika jenis sabu berinisial TM yang kabur saat digrebek petugas di wilayah hukum Polres Kota Pariaman, belum menuai hasil. Kendatipun demikian, istri dan 2 orang rekan pengedar tersebut sudah diamankan polisi bersama barang bukti sabu.

Sebelumnya, pada 5 Agustus 2020 sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Satresnarkoba Polres Kota Pariaman beserta Tim Buser Polsek Sungai Limau, mengrebek sebuah rumah bertingkat di kawasan Sungai Limau. Dalam penggrebekan itu, TM (pengedar) berhasil kabur dengan cara melompat dari lantai tingkat 2.

baca juga: Simak Penjelasan Geolog UGM Ini Terkait Ramai Isu Gempa Besar dan Tsunami di Jawa

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Resnarkoba, AKP Heritsyah mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan buronan tersebut.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku TM. Benar, sudah sepekan lamanya semenjak penggrebekan saat itu," jawab Kasat Resnarkoba, AKP Heritsyah, Rabu 12 Agustus 2020.

baca juga: Alat Tes COVID-19 Cepat Seharga Rp74 Ribu Akan Dipasok ke Seluruh Dunia

Lebih lanjut Kasat itu mengungkapkan, istri pelaku dengan inisial DN (32) yang saat ini diamankan tengah hamil.

"DN sedang hamil muda saat ini, kita akan bujuk pelaku agar menyerahkan diri. Melalui DN yang sedang hamil muda itu, barangkali pelaku akan berubah pikiran dan menyerahkan diri," sebut AKP Heritsyah.

baca juga: MA Sering 'Sunat' Hukuman Koruptor, KPK Beri Respon

AKP Heritsyah juga menuturkan, pihaknya bekerjakeras untuk memutus peredaran narkotika di wilayah kota itu. Bahkan untuk menjawab segala modus dan siasat pengedar dalam melancarkan aksinya.

"Zaman berkembang, begitupun dengan modus dan siasat para pengedar narkotika. Kami tentu juga mengupgrade diri (kepolisian) untuk mempertajam inteligensi dan kecakapan di lapangan agar dengan cepat 'mematahkan' modus operasi dari pengedar," jelas Kasat itu.

baca juga: Cetak Gol Kemenangan Melawan Dinamo Zagreb, Witan Ungkap Rahasianya

Dia berharap upaya memutus peredaran narkotika tidak hanya bertumpu pada kepolisian. "Penting andil seluruh elemen masyarakat untuk membasmi narkotika. Jika hanya berharap kepada polisi maka pencapaian kita tentu tidak sebanding dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan bersama pekerjaan lebih efektif dan efisien" ungkap AKP Heritsyah.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri