Video Tanam Mangrove Serentak di Sumbar Ditontonkan ke Presiden Jokowi

Presiden Jokowi saat menanam Mangrove
Presiden Jokowi saat menanam Mangrove (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi menyampaikan, penanaman Mangrove serentak di Sumatera Barat telah berlangsung Senin (3/8) di di Kecamatan Bungus Teluk Kabung dan Lurah Teluk Kabung Selatan Kota Padang Sumatera Barat.

Penambahan serentak merupakan kegiatan Penanaman Mangrove Secara Serentak dalam rangka memperingati Hari Mangrove Internasional.

baca juga: Pemprov Sumbar Masih Menunggu SK Pjs, Kabiro Organisasi: Idealnya Hari Ini Sudah Dilantik

Kata Yozarwardi, kegiatan penanaman mangrove serentak ini didokumentasikan melalui vidio shooting dan drone yang hasilnya ditayangkan dihadapan Presiden pada tanggal 5 Agustus 2020.

"Kami harapkan kegiatan ini sebagai motivasi dan pemahaman terhadap kelestarian hutan dan lingkungan sesuai tema hari ini 'Jaga Mangrove untuk Bumi Kita'. Kami juga mengimbau, agar Mangrove untuk terus dijaga sampai anak cucu kita nantinya," ungkapnya, Rabu, 12 Agustus 2020.

baca juga: Pernah Jadi Wakil Presiden Dua Era, JK Ungkap Beda Kepemimpinan SBY dan Jokowi

Kegiatan yang mengangkat tema "Jaga Mangrove untuk Bumi Kita" tersebut, diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta peringatan Hari Mangrove Sedunia 26 Juli.

Pada kegiatan itu, Irwan Prayitno mengatakan, hutan Mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling produktif bagi kehidupan, seperti terumbu karang yang menjadi daerah perlindungan dan perkembangan bagi biota laut yang sangat beragam, seperti ikan, kepiting, udang dan lainnya.

baca juga: Terungkap, Ini Alasan Irwandi Kembali Maju di Pilkada Bukittinggi

"Kelestarian ini yang harus kita jaga, jangan sampai punah. Ini adalah salah satu warisan yang paling berharga dan sangat luar biasa manfaatnya bagi kita semua," katanya. gubernur Sumbar.

Selanjutnya gubernur Irwan Prayitno mengucapkan terimakasih pada Kementerian LHK yang telah menaruh perhatian besar akan kelestarian ekosistem mangrove di Sumbar.

baca juga: Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021

"Menjaga lingkungan adalah suatu keniscayaan, untuk itu kita ucapkan terima kasih kepada Kementerian LHK turut berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumbar," ucapnya.

Dikarenakan memiliki banyak fungsi dan manfaat. Ekosistim Mangrove ini sangat penting antaranya sebagai pelindung gelombang air pantai yang mengakibatkan erosi dan abrasi air laut. Apalagi Sumbar terkenal daerah bencana gempa dan tsunami.

"Perlu kita disadari, bahwa kebiasaan dalam keseharian warga yang turut menyebabkan kerusakan ekosistem mangrove , antara lain konversi lahan menjadi area penggunaan lain, ini yang perlu kita cegah," ujar Irwan mengingatkan.

Menurutnya, menanam Mangrove masyarakat bisa memanfaatkan kayu, juga bisa penyimpan karbon, serta sebagai mitigasi bencana, seperti tsunami.

Dia berharap dengan penanaman mangrove ini mampu menghadapi tsunami, dan ini lebih baik daripada tanaman hutan lainnya. Ini harus dipertahankan dan dijaga. Cara menjaga dan melestarikan Mangrove yaitu dengan rehabilitasi melibatkan banyak pihak, termasuk masyarakat pesisir pantai.

"Kami mengajak semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama-sama kita menjaga mangrove ," tukasnya.

Sementara itu, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rasio Ridho Sani dalam sambutannya mengatakan, gerakan menanaman Mangrove serentak merupakan kerjasama dari Kementerian Lingkungan Hidup dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mengproklamirkan tanggal 26 Juli 2015 sebagai Hari Mangrove Internasional.

Menurutnya, kegiatan itu bertujuan untuk membangkitkan dan menumbuhkan optimisme ekonomi masyarakat disekitar hutan Mangrove ," sebut Ridho.

"Sehingga aktifitas pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan tetap produktif di masa transisi pandemi COVID-19 menuju pemulihan," ujarnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir